Home / BERITA

Senin, 1 Desember 2025 - 20:00 WIB

Tim Pemkab Aceh Barat Berhasil Jangkau Sikundo Setelah 16 Jam Perjalanan, Bupati Tarmizi Ungkap Kondisi Sebenarnya

MEDIALITERASI.ID | MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akhirnya berhasil menjangkau Gampong Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, desa terpencil yang sempat terisolasi akibat banjir dan kerusakan akses jalan. Informasi ini juga dikonfirmasi langsung oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi, melalui unggahan di akun Facebook resminya.

Perjalanan rombongan yang dipimpin Bupati Tarmizi itu dimulai dari Meulaboh pukul 11.00 WIB dengan menggunakan kendaraan 4×4. Turut hadir Camat Pante Ceureumen, Wakil Ketua DPRK Azwir, Kapolsek dan anggota kepolisian, Kepala Puskesmas Pante Ceureumen, para mukim, keuchik, serta tokoh masyarakat setempat.

Bupati Tarmizi dalam unggahan Facebook-nya menceritakan bahwa perjalanan mereka menuju Sikundo penuh tantangan. Rombongan harus menembus jalur hutan lebat yang dikenal sebagai jalur gerilya Cut Nyak Dhien, serta melewati bekas jalan RGM yang kini rusak berat.

“Mobil beberapa kali tersangkut, bahkan sempat terpikir untuk kembali. Namun berkat alat berat milik Pak Azwir yang kebetulan ada di kebun, kami bisa melanjutkan perjalanan,” tulis Tarmizi.

Menjelang tiba di Sikundo, hujan deras turun dan debit air sungai meningkat. Meski begitu, tim tetap berhasil menyeberangi 19 anak sungai yang mengalir deras. Rombongan tiba di Sikundo sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca Juga  Angin Kencang Terjang Bener Meriah, Lima Rumah Huntara Rusak

Setibanya di lokasi, tim langsung menyalurkan bantuan logistik kepada warga, memeriksa kondisi sekolah, serta meninjau jembatan penghubung yang rusak total dihantam banjir.

Kepala Puskesmas Pante Ceureumen yang ikut dalam rombongan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang mengalami demam, batuk, serta gatal-gatal. Obat-obatan dasar juga disalurkan untuk persediaan warga.

Dalam laporannya, Bupati Tarmizi menyebut jembatan gantung yang dibangun setelah viralnya video anak sekolah menyeberangi kabel baja pada masa Pj Gubernur Nova Iriansyah, kini telah hanyut terbawa arus.

Akibat tidak adanya perahu atau sampan, warga terpaksa menyeberangi sungai menggunakan ban mobil. Kondisi ini juga menyebabkan anak-anak tidak dapat pergi ke sekolah.

Padahal bangunan sekolah telah selesai direhabilitasi menggunakan anggaran APBK dan dana revitalisasi untuk ruang kelas dan toilet.

Sekitar 40 kepala keluarga tinggal di Sikundo. Bupati Tarmizi mengungkapkan bahwa sebagian warga mulai mengalami kelangkaan bahan makanan akibat akses yang terputus sejak banjir besar melanda.

Baca Juga  Antisipasi Kemacetan, Satlantas Polres Aceh Barat Lakukan Pengaturan di Depan SPBU

“Alhamdulillah hari ini kita pastikan seluruh warga Sikundo aman. Bantuan telah masuk, dan tidak ada lagi korban yang kelaparan,” ujar Tarmizi dalam unggahan tersebut.

Usai menyerahkan bantuan dan meninjau lokasi, rombongan kembali ke Meulaboh sekitar pukul 19.00 WIB setelah salat Magrib. Perjalanan pulang tidak kalah berat. Tim harus menunggu air sungai surut selama sekitar 2,5 jam karena tingginya debit air di empat anak sungai.

Rombongan tiba kembali di Meulaboh sekitar pukul 06.00 WIB. Namun, dua unit mobil BPBD dilaporkan masih tersangkut di pegunungan karena kerusakan pada sistem 4×4.

Bupati Tarmizi memastikan seluruh desa di Aceh Barat kini sudah dapat diakses, termasuk Sikundo. Distribusi logistik telah dilakukan dan tidak ada lagi warga yang terisolasi.

Ia juga berharap pemerintah pusat dapat membantu pembangunan kembali akses jalan dan jembatan menuju Sikundo.

“Jalan menuju Sikundo sebagian sudah berubah menjadi aliran sungai. Kita sangat membutuhkan dukungan pusat untuk membangun kembali akses vital ini,” tulisnya. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Metro Jaya Sita Lebih dari 7 Juta Butir Obat Keras Ilegal, 16 Orang Diamankan

ACEH

Bantuan UMKM Pusat di Aceh Timur Dikeluhkan, Pedagang Kecil Keluhkan Syarat Administrasi NIB

ACEH

Hadiri Maulid dan Pengajian Asy-Syifa, Wabup Aceh Timur Ajak Ulama Perkuat Dakwah Etika Bermedsos

ACEH

Bupati Aceh Timur Pastikan Kembali ke Jakarta November, Tagih Bantuan Jadup dan Stimulan Banjir

ACEH

Bunda PAUD Julok Sambangi SD/MI Ajarkan Edukasi Konservasi Sejak Dini

ACEH

Bupati Al-Farlaky Timbun 1.200 Meter Jalan Lhok Dalam–Panton Rayeok M

ACEH

Genjot Pembangunan, Bupati Al-Farlaky Mulai Aspal Jalan Sungai Raya–Gajah Mentah

ACEH

Bupati Al-Farlaky Salurkan Bantuan Kitab untuk Dayah di Aceh Timur