Home / BERITA

Kamis, 8 September 2022 - 17:17 WIB

Tanpa Pendamping, Anies Diperiksa 11 Jam Oleh KPK

Anies Baswedan tiba di gedung KPK untuk diperiksa terkait Formula E, Rabu (07/09/2022).

JAKARTA – Anie Rasyid Baswedan mantan Gubernur DKI Jakarta Penuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pengelolaan sirkuit Formula E, pada Rabu, (07/09/2022).

Pemeriksaan sosok yang di gadang – gadangkan sebagai Presiden 2024 selama 11 Jam tanpa di dampingi siapapun mendapat sorotan Asy’ari Usman selaku jurnalis, sekaligus pemerhati sosial politik, lantaran Anies tidak mengajak siapapun dalam panggilan KPK tersebut.

Melansir dari akun FB Asyari Usman dalam tulisannya, kedatangan Anies seorang diri atas Panggilan KPK merupakan hal yang harus dipahami sebagai suasana tanpa beban.

Baca Juga  Kemenag Buka 20.772 Formasi CPNS tahun 2024, 5.915 Formasi untuk Lulusan Ma'had Aly

“Tanpa beban berarti berkeyakinan penuh bahwa Anies Baswedan tahu seratus persen seluk beluk Formula E yang di persoalkan oleh KPK”, analisa Asy’ari Usman.

Lebih lanjut Asy’ari merasa, yang seharusnya punya beban adalah KPK sendiri. Menurutnya, Orang – orang di lembaga KPK sudah mengerti bahwa Anies tidak memiliki perkara yang harus di tidak lanjuti.

Baca Juga  Hari Kartini, Edukasi Literasi Keuangan Perempuan Digelar di UIN Lhokseumawe

Asy’ari berspekulasi, apabila Anies dijadikan tersangka, dirinya menduga maka relawan Anies akan menunjukkan perlawanan.

“Tidak hanya di Jakarta, tapi diselurih posok Negeri untuk menunjukkan perlawanan” papar Asy’ari.

Asy’ari juga memaparkan analisanya, pergolakan nasional akan terjadi jika Anies ditetapkan sebagai tersangka.

“Kalau para penguasa ingin memicu pergolakan nasional yang akan berlangsung tanpa jeda, maka jadikanlah Anies tersangka”, pungkas pemerhati sosial politik itu.

Reporter | Ek | Photo : Asy’ari Usman | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

ACEH

Bismillah Menjadi KM Nol Islam: Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Peradaban Peureulak di Haul Sultan ke-1224

BERANDA

Diaspora Aceh: Dari Pengungsi Konflik hingga Akademisi Dunia, Mengapa Mereka Merantau?

BERANDA

Diskualifikasi Uriarte Guncang Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Untung, Tapi FIM Steward Dinilai Telat & Tak Transparan

ACEH

Ulama Aceh Timur Desak Mahkamah Syar’iyah Terapkan Syariat Kaaffah: Mediasi, Wali, Iddah dan Nasab Jadi Kunci

BERANDA

Prediksi Portugal vs RD Kongo 18 Juni: Ronaldo Cs Diunggulkan Raih 3 Poin Perdana Grup K Piala Dunia 2026

ACEH

Bunda PAUD Julok Hadiri Pelepasan Peserta Didik KB Zaky Rahmi Labuhan

ACEH

61 Kombatan KPA Linge Teken Mosi, Desak Mualem Evaluasi Panglima Bener Meriah
MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – MALITA Foundation menyelenggarakan diskusi ilmiah daring Academic Talk Part 2 bertajuk “Menakar Kesiapan Koperasi Merah Putih di Serambi Mekkah” pada Minggu (14/6/2026) malam.

BERITA

Diskusikan Koperasi Merah Putih di Aceh, MALITA Foundation Soroti Kekosongan Pergub LKS