Home / BERITA

Rabu, 1 November 2023 - 10:38 WIB

Tangani Tuberkulosis, Kemenkes RI Luncurkan USAID TB

Medialiterasi.id | MEDAN – Sebagai salah satu upaya dukungan terhadap penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) luncurkan program unggulan kesehatan yang disebut “Together Towards Elimination and Freedom from TBC” atau “Bersama Menuju Eliminasi dan Bebas dari TBC”.

Peluncuran program unggulan Nasional dalam penanggulangan TBC yang juga disebut USAID Bersama Menuju Eliminasi dan Bebas dari TB (USAID Bebas TB) ini digelar di Grand City Hall Medan, Jalan Balai Kota No 1, Kesawan, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (01/11/2023) pagi.

USAID Bebas TB merupakan kegiatan unggulan USAID untuk meningkatkan kualitas deteksi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kasus tuberkulosis dengan solusi inovatif agar secara kolaboratif memajukan penanganan TBC.

Kegiatan itu akan meningkatkan pelayanan TBC, baik di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah maupun swasta, dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dan kader kesehatan.

USAID Bebas TB akan memberikan bantuan teknis kepada Program TBC Nasional Indonesia untuk meningkatkan kualitas layanan TBC dengan memperkenalkan dan menguji coba pendekatan dan rejimen pengobatan baru, sekaligus menerapkan praktik terbaik Internasional di Indonesia.

Program tersebut merupakan kerja sama Kementerian Kesehatan RI dengan Kedutaan Besar Amerika untuk Indonesia dan USAID, yang bertujuan untuk mengatasi Epidemi TBC dan mencapai Eliminasi TBC di tahun 2030.

Baca Juga  Al-Washliyah Sumut Gelar Munajat, Doakan Bangsa dan Pemimpin

Diketahui, pada tahun 2022, diperkirakan 969.000 orang menderita TBC di Indonesia dan sekitar 411 orang meninggal setiap hari akibat penyakit tersebut. Dari pemetaan, Provinsi yang mengalami TBC tertinggi di Indonesia yakni Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur.

Oleh sebab itu, Indonesia bertujuan untuk menurunkan angka kematian akibat TBC sebesar 90 persen dan mengurangi angka kasus baru hingga 80 persen pada tahun 2030.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp, PD., KEMD, Ph.D pada sambutannya mengajak seluruh lapisan bangsa untuk bekerjasama bertekad mencapai impian Indonesia bebas TB dalam waktu 5 tahun kedepan.

“Saya berharap Bebas TB dapat menjadi sebuah upaya strategis yang melibatkan dan didukung oleh berbagai pihak. Oleh karena itu kepada pemangku kepentingan termasuk kepala daerah dan berbagai sektor yang terkait, agar melakukan upaya-upaya ini secara terintegrasi dengan muatan lokal dan kondisi lokal masing-masing di tiap-tiap daerah,” harap Wakil Menkes RI.

Lebih lanjut Dante menyatakan apresiasi kepada USA yang telah berkomitmen mendukung dan bekerja keras dalam upaya mencapai eliminasi TB di Indonesia.

Sementara, Direktur USAID Indonesia, Jeff Cohen disambutannya berjanji akan terus bekerja sama dengan pemerintah Indonesia demi melindungi banyak nyawa.

“Kita akan mencapai misi bersama yaitu masa depan Bebas TBC. Saat ini kami berfokus di daerah tertinggi TBC yaitu di Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar Jeff Cohen.

Baca Juga  Plt Kadisdikbud Aceh Timur, Dr. M.Ikhsan Ahyat, S.STP..MAP Ingatkan Kepsek ; Jangan Permainkan PIP dan Dana BOS

Selain itu, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes RI, Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS pada jumpa pers dengan puluhan awak media menyatakan jumlah korban TBC lebih besar dari pada jumlah korban Covid 19 dan mengungkapkan Indonesia saat ini sedang melakukan vaksin TB, demi mengejar Bebas TB pada pada 5 tahun kedepan.

Amatan Wartawan ArahIndonesia.com sebelum dilakukan peluncuran USAID Bebas TB tersebut, kepada Wakil Kemenkes dan jajaran beserta Jeff Cohen dari pihak USAID turut dilakukan pemberian atau pengalungan ulos, bentuk penghargaan sebagai tamu terhormat, dan dilanjut dengan pemukulan gendang sebagai tanda Peluncuran Nasional USAID Bebas TB Bersama Menuju Eliminasi dan Bebas dari TB.

Terpantau hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Kemenkes RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp, PD., KEMD, Ph.D, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes RI, Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS, Direktur USAID Indonesia, Jeff Cohen, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dr. Alwi Mujahit Hasibuan, M.Kes beserta perwakilan Kepala Daerah masing-masing Provinsi tertinggi TBC di Indonesia. [Rizky Zulianda]

Share :

Baca Juga

BERITA

Diduga Peras dan Intimidasi Warga, Dua Orang Diamankan Polisi di Karawaci

ACEH

Bupati Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026, Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir

BERANDA

Mensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Melonjak dan Tegaskan Bansos Tak Langsung Dicoret

BERITA

CISAH: Perlu Kajian Ulang Hari Lahir Aceh Utara

ACEH

Drama Adu Penalti! Medco E&P Malaka Sikat Editor FC, Jadi Raja Migas Cup 2026

ACEH

JF FC Aceh Utara Juara KPA Cup I Simpang Ulim 2026, Bupati Aceh Timur Serahkan Piala
Menuju PTKIS Unggul, UIA Dorong Dosen Tingkatkan Riset dan Studi Lanjut

BERITA

Akselerasi Standar Mutu, Rektor UIA Imbau Dosen Perkuat Riset dan Pengabdian

ACEH

Pimred Tribunpasee: Jadikan Milad Samudra Pasai ke-800 untuk Perkuat Jati Diri dan Syariat