Home / BERITA

Jumat, 16 Desember 2022 - 14:32 WIB

Talkshow Dengan Tokoh Budayawan Aceh “Imam Juaini”

Photo Mahasiswa PMM-2 MN Sedang Mengikuti Talkshow dengan Tokoh Budayawan Imam Juaini di Blang Padang Banda Aceh pada Minggu (12/18/22)

BANDA ACEH – Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2 (PMM-2) melakukan kegiatan inspirasi dengan acara berbincang-bincang bersama seniman atau budayawan Aceh, Blang Padang pada Minggu (12/18/22). Kegiatan tersebut didampingi dosen Modul Nusantara PMM-2 Kelompok 4 “Beumeuhase”, Juni Ahyar, S.Pd., M.Pd. dan mentor Rizky Amanda serta seluruh mahasiswa PMM 2 kelompok 4

Talkshow yang dilakukan tersebut untuk memberi pengetahuan kepada mahasiswa PMM 2 dari sudut pandang seorang seniman/budayawan Aceh. Pada kegiatan ini mahasiswa kelompok 4 berpartisipasi aktif dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan terkait budaya di Aceh ini, seperti pertanyaan dari Imam mengenai hubungan budaya dengan agama di Aceh ini, lalu Mubasir terkait cara mengajarkan/melestarikan budaya Aceh ini kepada generasi selanjutnya.

Imam Juaini seorang tokoh seniman/budayawan Aceh ini telah melalui banyak pengalaman dibidangnya bahkan hingga melakukan pertunjukkan budaya di luar negeri yang pastinya hal ini sungguh membanggakan, karena hal ini pula membuat mahasiswa kelompok 4 bersemangat mengikuti acara ini hingga selesai.

Baca Juga  KPK Minta Kepala Daerah di Aceh Serahkan Data Proyek Strategis, Pokir, Hibah, dan Bansos Sebelum 3 September

Juni Ahyar mengatakan Kegiatan dilakukan di lapangan Blang Padang sehingga mahasiswa mendapatkan inspirasi dari pengalaman Imam Juaini serta usahanya dalam menjaga kelestarian dan kebudayaan Aceh dengan melakukan shering. Dan terlihat mahasiswa MN sangat antusias dan bersemangat bertaya kepada Pimpinan Komunitas Saleum Imam Juaini SPd I MA

Imam Juaini pun memperlihatkan kepiawaiannya dalam menjawab pertanyaan mahasiswa PMM diantaranya menyampaikan rempah-rempah yang menjadi andalan Aceh itu ada pala, lada, nilam, cengkeh, pinang, kopi, dan lada hitam yang pada saat itu belum ada di manapun.

Baca Juga  PWDPI Apresiasi Kebijakan Bupati Aceh Timur Alihkan Anggaran Mobil Dinas untuk Bangun Jembatan

Dikatakan, kemudian efek dari jalur rempah tadi itu juga terpahat dalam seni-seni kriya di Aceh.

Misalnya, dalam miniatur-miniatur rumah Aceh.

“Di busana kita lihat misal bordir-bordir Aceh, seperti pucuk rebong, bungong pala. Jadi bisa kita katakan peranan rempah-rempah ini dalam kesenian sangat besar pengaruhnya. Karena menjadi sesuatu yang bisa digarap dan menjadi inspirasi bagi seniman atau budayawan,” begitu juga pepatah dan petuah sering dilontarkan orang tua kepada anaknya itu juga merupakan budaya di Aceh kata Imam.

Reporter: JA | Photo: Ist | Editor: Juni Ahyar

Share :

Baca Juga

BERANDA

Menlu Kecam Penahanan 9 WNI Relawan Gaza oleh Israel: “Tindakan Tak Bisa Diterima”

ACEH

Idul Adha 1447 H: Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Semarakkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

ACEH

Sambut Idul Adha 1447 H, Bupati Aceh Timur Pusatkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

BERANDA

Pemerintah Larang Film ‘Pesta Babi’, Yasinta Moenwen Sebut Kesaksiannya Dimanipulasi

ACEH

Muda Seudang Protes Penunjukan Ketua DPW Partai Aceh Timur, Sebut Cacat Prosedur

ACEH

Pergub JKA Dicabut, ARA Alihkan Fokus ke Tambang Beutong Ateuh dan Penanganan Korban Banjir

BERANDA

Puluhan Miliar Dana OSF Mengalir ke LSM dan Lembaga Akademis Indonesia, Apa Saja Programnya?

BERANDA

Tongkang Excavator Tiba di Wanam, Proyek Pangan Papua Selatan Picu Sorotan Deforestasi