Home / EDUKASI

Jumat, 20 Januari 2023 - 03:05 WIB

Semua Bisa Mendongeng Sesuai Bakat


SIGLI – Yayasan Madani melaksanakan Workshop Pendidikan dengan tema “Semua Bisa Mendongeng Sesuai Bakat.” Kegiatan yang  dimulai dari pukul 14.00 sampai pukul 18.00 WIB berlangsung di aula SAKA pada Kamis, Sigli (12/01/2023)

Workshop yang dilaksanakan oleh Yayasan Madani ini menghadirkan Siti Nurhidayah, S.Pd., M.Sc sebagai narasumber yang ahli dan berpengalaman di bidangnya. Beliau kerap dipanggil Bunda Dayah yang sehari hari berprofesi sebagai pendongeng dan praktisi Talents Mapping.

Bunda Dayah memaparkan bahwa metode mendongeng atau bercerita sangat efektif untuk menyampaikan pesan kepada anak-anak. Namun banyak yang merasa belum percaya diri melakukannya.

Bunda Dayah memaparkan alasannya, diantaranya yaitu tidak ada bahan untuk bercerita, tidak tahu menirukan suara tokoh cerita dan malu jika tidak bisa tampil baik saat bercerita.

Lebih lanjut, Bunda Dayah yang juga sebagai Pembina Yayasan Kahf Integrated School ini menuturkan, menurutnya semua orang bisa mendongeng sesuai bakatnya. Jadi tidak harus menjadi orang lain, namun kita dapat mengenali kekuatan bakat kita dalam menyampaikan cerita atau dongeng.

Baca Juga  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dayah Sirajul Huda, Aceh Timur

Apalagi saat ini kurikulum merdeka yang digunakan di sekolah sangat memberikan kesempatan untuk melaksanakan proses kreatif dalam mendampingi murid di sekolah.

Kreasi metode mendongeng ini menurut Bunda Dayah juga dapat dilakukan oleh para orang tua di rumah. Manfaatnya sangat banyak, diantaranya adalah mendekatkan hubungan kasih sayang orang tua dan anak, menambah kosakata bahasa anak, mengajak anak berfikir kritis dan masih banyak lagi.

Siti Maghfirah, salah seorang peserta workshop menyampaikan bahwa sangat senang mendapat materi dari Bunda Dayah. Sebagai orang tua terkadang sulit mengajak ngobrol anak-anak di rumah. Dengan metode mendongeng atau bercerita ini akan dicoba terapkan di rumah. Apalagi jika anak-anak dikisahkan kisah-kisah Nabi dan sahabatnya sebelum tidur, maka kisah-kisah itu akan diingat oleh anak-anak pada masa depannya dan akan memotivasi mereka untuk mempunyai karakter baik.

Baca Juga  Prof Agussabti Usung Transformasi USK Jadi Kampus Sosio-Technopreneur Berdaya Saing Global

Ibu Ety Rochaety, M.Ed (Psy), selaku moderator workshop menambahkan bahwa orang tua pada zaman sebelumnya padahal telah mencontohkan praktik baik membacakan kisah sebelum tidur pada anak-anaknya. Sehingga kita selalu ingat nasehat mereka hingga sekarang. Maka ada baiknya kita meneruskan kebaikan baik tersebut di keluarga.

Di akhir workshop Bunda Dayah menghimbau agar dibentuk lembaga atau komunitas literasi bercerita agar ada wadah belajar bagi masyarakat sekaligus dapat merancang program edukasi melek literasi di Sigli.

Reporter : EK | Photo : Ist | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERANDA

Waspada Hoaks! Pesan “Panggilan +375 & Kode #90 Bajak Rekening” Beredar Lagi, Polisi Tegaskan Tidak Benar

ACEH

3 Hektar Lahan di Julok Terbakar, Camat Imbau Warga Stop Bakar Sampah Sembarangan di Musim Kemarau

BERITA

Rakernas 2026, DPN PERMAHI Tetapkan Arah Strategis Organisasi dan Program Kerja Nasional

EDUKASI

Edukasi Sains dan Budaya, Museum Tsunami Aceh Buka Zona Panel Interaktif Masa Kini

EDUKASI

Ketika Guru Membangun Peradaban di Tengah Kebisingan Publik

EDUKASI

SNBT Bukan Takdir : Jangan Jadikan Kampus Impian Sebagai Berhala Masa Depan

EDUKASI

13 Mahasiswa KPI UIN Suna Lolos Beasiswa Bank Indonesia 2026

ACEH

Baitul Mal Aceh dan FDP Salurkan Bantuan Usaha untuk Tingkatkan Kemandirian Mualaf