Home / EDUKASI

Sabtu, 6 November 2021 - 16:12 WIB

Gubernur Aceh Buka Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe

Lhokseumawe – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) menyelenggarakan Seminar Nasional (Semnas) Ke-5 Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat secara hybrid, Sabtu (06/11/2021). Semnas kali ini mengambil tema “Kolaborasi dan Sinergi Peningkatan Ekonomi Kreatif antara Pendidikan Tinggi Vokasi, Pemerintah dan Industri yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT. (06/11/21)

Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT dalam sambutannya mengatakan, bahwa PNL sebagai kampus vokasi tertua di Aceh yang baru saja merayakan Milad ke-34 pada tanggal 5 Oktober 2021 lalu mempunyai peranan yang sangat penting sebagai pelopor untuk melaksanakan strategi Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2018 – 2025 khususnya di Propinsi Aceh. Pungkasnya.

Nova menambahkan, sekarang ini kita telah memasuki fase gelombang peradaban ekonomi yang ketiga yaitu fase ekonomi kreatif yang beriorentasi pada ide-ide dan gagasan kreatif. Saat ini kita telah meninggalkan fase gelombang peradaban ekonomi pertama yaitu pertanian dan gelombang peradaban ekonomi kedua yaitu industri.

“Ekonomi Kreatif adalah sebuah kreasi seni dalam bidang dunia usaha yang digerakkan oleh para kreator dan inovator handal yang mampu membaca peluang, berani menerima tantangan dan mampu memanfaatkan segenap sumberdaya yang tersedia. Sebagian besar sektor ekonomi kreatif berkisar pada tataran usaha menengah dan bawah, sehingga sektor ini mampu menyerap sumber daya yang sangat besar”. Terang Nova

Baca Juga  Sebanyak 260 Siswa Terlibat di Perjusami IAI Almuslim Aceh 2024

Lebih lanjut Gubernur Aceh menambahkan, berdasarkan UU Nomor 19 tahun 2019 menyebutkan, bahwa ekonomi kreatif merupakan perwujudan dari nilai tambah kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia yang berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan, dan/atau teknologi. Beberapa tujuan pada UU tersebut diantaranya, yaitu: menciptakan Ekosistem Ekonomi Kreatif yang berdaya saing global; menciptakan kesempatan kerja baru yang berpihak pada nilai seni dan budaya bangsa Indonesia serta sumber daya ekonomi lokal; mengoptimalkan potensi Pelaku Ekonomi Kreatif.

“Pemerintah Aceh menargetkan menjadi daerah tujuan utama wisata halal baik dalam skala local dan global. Didasari oleh sumber daya yang tersedia berupaya kekayaan alam dan didukung oleh sinergi dengan dunia pendidikan sebagai pelopor inovator dan kreator dibidang ekonomi keratif, maka kami optimis Propinsi Aceh akan menjadi salah satu model dan contoh pencapaian ekonomi kreatif di Indonesia.

Direktur PNL Ir. Rizal Syahyadi, ST. M.Eng.Sc dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kesediaan Gubernur Aceh untuk membuka Seminar Nasional Ke 5 PNL. Rizal juga menyampaikan bahwa masa depan Indonesia ada di ekonomi kreatif. Karena ekonomi kreatif akan menjadi poros ekonomi baru, pilar ekonomi masa depan dan tulang punggung perekonomian nasional.

Baca Juga  Alhamdulillah, Prodi PAI S1 UIA Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

“Saya berharap hasil Seminar Nasional yang dilaksanakan oleh P3M PNL dapat menjadi salah satu rekomendasi yang dapat disampaikan kepada Kemenparekraf dan Pemerintah Aceh”. Jelas alumni University Malaya ini.

Ketua Panitia Pelaksana Dr. Musbar, ST. MT dalam laporannya menyampaikan, untuk Semnas kali ini menghadirkan 4 orang keynote speaker diantaranya Dr. Sandiaga Salahuddin Uno (Menparekaraf), Dr. Ir. Rachmad Imbang Tritjahjono, MT (Direktur Politeknik Negeri Bandung), Dr. Ir. Achmad Hery Fuad, M.Eng (Direktur Lemtek FT Universitas Indonesia) dan Ir. Helvizar, M.Si (Kepala Dinas Koperasi dan UKM  Aceh).

“Di semnas ini panitia mampu menghimpun 94 artikel hasil kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dari bidang rekayasa dan humaniora dari berbagai PTN dan PTS di Sumatera”. Tutup alumni ITB ini.

Reporter : Ir. Muhammad Hatta, SST. MT Koordinator Humas dan Kerjasama Politeknik Negeri Lhokseumawe

Share :

Baca Juga

BERITA

IKA UIN Sultanah Nahrasiyah Periode 2026–2030 Bentuk Jaringan Alumni hingga Luar Negeri

ACEH

Sambangi Museum Tsunami Aceh, Wamenpar Ni Luh Puspa Puji Storytelling Edukator

ACEH

Waled Nuruzzahri Dukung Balai Rehabilitasi Narkoba di Jantho, Desak Pergub Qanun P4GN Segera Diterbitkan

BERITA

Ketua DPRK Aceh Utara Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 20 SD di Kuta Makmur

EDUKASI

Jangan Langsung Mengajar: Mengapa Lima Menit Pertama Menentukan Semangat Belajar Siswa
Menuju PTKIS Unggul, UIA Dorong Dosen Tingkatkan Riset dan Studi Lanjut

BERITA

Akselerasi Standar Mutu, Rektor UIA Imbau Dosen Perkuat Riset dan Pengabdian

BERANDA

Perceraian Tak Cukup Putus Nikah, Hak Nafkah hingga Harta Bersama Rawan Terabaikan di Mahkamah Syar’iyah

ACEH

Dari Warkop ke Kelas: MGMP Pendidikan Pancasila SMK Banda Aceh Dorong Guru Ajar dengan Hati