
LHOKSEUMAWE – Buka puasa bersama di Platinum Coffee Minggu, 23 Maret 2025, dalam rangka untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan kadar keimanan pada bulan Ramadhan 1446 Hijriah yang penuh berkah, sudah menjadi tradisi setiap tahun diadakan buka puasa bersama dengan mengundang Keluarga Besar Maestro Gym Kota Lhokseumawe. Acara di mulai pada sore hari pukul 17.00 WIB dengan bersilaturrahmi sesama anggota Gym Pak Zulfikar Ahmad, S.E sebagai owner mengatakan sekitar 60 lebih member Maestro Gym hadir untuk berbuka puasa bersama, selain member Maestro Gym juga hadir ketua LSC Lhokseumawe kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun, kegiatan buka puasa bersama dan silaturrahmi ini Insya Allah berkah harapnya.
Salah satu member Maestro Gym Tgk H. Mawardi mengatakan Puasa Mendidik Kita Menjadi Jujur, puasa merupakan ibadah yang “rahasia”. Hanya diri kita sendiri dan Allah swt yang tahu apakah kita melaksanakan ibadah puasa atau tidak. Lain halnya dengan ibadah sholat yang dapat dilihat oleh orang lain. Puasa merupakan kesempatan yang diberikan oleh Allah swt untuk melatih kejujuran minimal jujur kepada diri sendiri. Apabila kejujuran dalam puasa ini kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari maka kita akan menjadi orang yang amanah dan hidup pun menjadi tenang. Puasa hakikatnya merupakan ibadah yang sangat istimewa berbeda dengan ibadah-ibadah yang lain. Puasa sangat efektif untuk meningkatkan ketakwaan dan mendidik seseorang menjadi pribadi yang jujur.
Puasa Menumbuhkan Rasa Syukur dan Kasih Sayang terhadap Sesama anggota Gym, Ibadah puasa dapat memupuk rasa syukur kepada Allah dan menumbuhkan rasa kasih sayang ataupun empati kepada orang lain. Karena ketika orang yang berpuasa merasakan haus dan lapar, maka ia dapat membayangkan betapa berat penderitaan para fakir miskin yang serba kekurangan. Hal ini di satu sisi dapat menimbulkan rasa syukur, karena selama ini Allah SWT telah melimpahkan rezeki kepada kita sehingga kita tidak pernah menderita kelaparan dan kekurangan. Jika kita pandai bersyukur atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan Allah maka niscaya Allah SWT akan menambahkan lagi nikmat dan karunia yang telah dilimpahkan kepada kita. Dengan rasa empati itu kita akan tergerak untuk membantu mereka yang kurang berkecukupan. Maka dari itu, dalam puasa kita dianjutkan untuk memperbanyak sedekah. Pahala besar akan menanti apabila kita memberikan makan dan minum untuk berbuka bagi mereka yang berpuasa, yang diprioritaskan dari kalangan yang kurang mampu. (JA)







