Home / BERITA

Senin, 13 Oktober 2025 - 10:07 WIB

Semangat Baru, Energi Baru: Disbudpar Aceh Siap jadi Wajah Ramah Wisata

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH  – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar apel pagi perdana bersama Kepala Dinas baru, Dedy Yuswadi, Senin, 13 Oktober 2025.

Apel yang berlangsung di halaman kantor Disbudpar ini turut dihadiri Asisten I Sekda Aceh, Syakir, serta seluruh pejabat struktural, kepala UPTD, dan pegawai di lingkungan Disbudpar Aceh.

Dalam arahannya, Kadisbudpar Aceh memperkenalkan diri sekaligus mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat koordinasi dan bekerja sama dalam mengoptimalkan program kebudayaan dan pariwisata.

“Kami baru bergabung di lingkungan Disbudpar, tentu banyak hal yang harus dipelajari. Untuk itu, kami mohon dukungan dari seluruh pegawai agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal,” ujar Dedy.

Ia juga menegaskan pentingnya kedisiplinan, khususnya dalam ketepatan waktu bekerja. Fenomena pegawai nongkrong di kafe saat jam kerja menjadi sorotan, dan diharapkan tidak lagi terjadi di lingkungan Disbudpar.

Baca Juga  13 Satwa Endemik Papua Dilepasliarkan Ke Habitatnya

“Saya tidak melarang ngopi, tapi prioritaskan pekerjaan terlebih dahulu. Mari kita jaga citra baik pegawai Disbudpar Aceh,” tegasnya.

Selain itu, Kadisbudpar menjadwalkan rapat internal bersama pejabat struktural dan fungsional untuk menindaklanjuti arahan Sekda Aceh dan Asisten I, terutama terkait percepatan realisasi anggaran.

Dorongan dari Asisten I Sekda Aceh

Dalam sambutannya, Syakir memberikan apresiasi atas semangat jajaran Disbudpar dan menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta etos kerja.

“Kedisiplinan adalah kunci keberhasilan organisasi. Jam kerja, jam istirahat, dan waktu pulang hendaknya dijalankan dengan tertib. Bahkan, bila perlu, selesaikan pekerjaan terlebih dahulu sebelum pulang,” ujarnya.

Baca Juga  Perjuangkan Kepentingan Rakyat Suryadi Serap Aspirasi Masyarakat

Syakir juga mengingatkan ASN untuk menjadi teladan, termasuk dalam pelaksanaan salat berjamaah sesuai Instruksi Gubernur Aceh Nomor 1 Tahun 2025.

Selain itu, ia menekankan bahwa hospitality harus menjadi budaya kerja Disbudpar.

Hospitality harus keluar dari hati, tidak dibuat-buat. Disbudpar harus menjadi dinas terdepan dalam pelayanan, keramahan, dan profesionalitas,” jelasnya.

Menutup arahannya, Syakir menegaskan pentingnya percepatan realisasi anggaran mengingat waktu pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2025 tinggal dua bulan efektif.

Apel pagi ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, sebagai simbol semangat baru dalam pelayanan publik di sektor kebudayaan dan pariwisata Aceh.[af]

Share :

Baca Juga

BERITA

Festival Pesisir #4: Giligenting Rayakan Budaya, Edukasi, dan Kepedulian Sosial

BERITA

JSI Gelar Raker di Batu, Energi Kolaborasi dan Dukungan Mitra Sponsorship Mewarnai Agenda

BERITA

JSI Siap Jadi Pelopor Gerakan Sosial dan Media Berintegritas di Sumenep

BERITA

Warga Aceh Tengah Tempuh 4 Hari Perjalanan ke Gunung Salak, Polres Lhokseumawe Evakuasi dan Salurkan Bantuan

ACEH

Relawan dan Tokoh Dayah Bersatu, Pulihkan Idi Rayeuk dari Banjir

BERITA

LS Membantah Isu Pemerasan dan Laporkan Penyebar Informasi yang Dinilai Menyesatkan

BERITA

Kapolri dan Menteri Kehutanan Bentuk Satgas Gabungan Telusuri Temuan Kayu yang diduga akibatkan Bencana di Aceh dan Sumatera

BERITA

Pakar Hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi: Usulan Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Justru Kemunduran Reformasi