Home / BERITA

Sabtu, 18 November 2023 - 15:11 WIB

Rumah Tgk Imum Meunasah Kumbang di Rusak oleh Sekelompok OTK

Medialiterasi.id I ACEH UTARA – Rumah bantuan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Aceh yang dialokasikan untuk Tgk Muhammad di hancurkan oleh sekolompok orang yang tidak dikenal pada pukul 00.30 WIB, Meunasah Kumbang, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Sabtu (18/11/2023)

Pengrusakan terhadap rumah bantuan yang diberikan untuk Tgk Imum Desa Meunasah Kumbang tersebut sempat menghebohkan warga, pasalnya sepengetahuan warga setempat, Tgk Imum Muhammad tidak memiliki permasalahan dengan warga setempat maupun dengan warga di desa tetangga.

Diduga pengrusakan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal itu terkait perihal sengketa tapal batas antara Gampong Meunasah Kumbang dan Gampong Ceumeucet. Sebelumnya diketahui perihal perbatasan dua desa antar Meunasah Kumbang dan Desa Ceumeucet yang tidak kunjung mendapatkan titik temu itu menjadi bumerang bagi warga yang berada di seputaran lokasi tapal batas.

Melansir pemberitaan Medialiterasi.id (22/12/2022) Perselisihan tapal batas antara dua Gampong Kumbang dan Ceumeucet berawal dari tahun 2008 hingga saat ini sudah berjalan 13 Tahun lamanya. Serangakaian upaya perdamaian dari kedua belah pihak pun sudah dilakukan pada tahun 2017 yang lalu dan kemudian upaya perdamaian dilanjutkan pada tahun 2023.

Meski upaya perdamaian kisruh tapal batas antara kedua desa yang berada di Kecamatan Kuta Makmur itu hingga kini belum mendapatkan kesepakatan. Hal itu dapat dilihat dari kejadian pengrusakan rumah bantuan yang baru saja terjadi.

Baca Juga  KEMANA TUH, IJAZAH ASLI JOKOWI ? 

Nurmala (53) istri Tgk Imum Muhammad mengaku sempat mengintip para pelaku pengrusakan rumah bantuan yang dibangun tanah miliknya sendiri dari dinding papan rumahnya yang bolong, diperkirakan aksi pengrusakan dilakukan oleh sekolompok OTK sejumlah 10 orang.

Sebelumnya Nurmala mengatakan, dirinya sempat melakukan koordinasi dengan pihak kontraktor, jika lokasi rumah yang akan dibangun memiliki permasalahan tapal batas.

Nurmala mengaku dirinya tidak mengenali para pelaku pengrusakan. Meski demikian perihal pengrusakan rumah bantuan tersebut sudah dilaporkan ke Kapolsek Setempat oleh warga.

Dalam kesempatan yang sama, Tgk Imum Muhammad Juga menuturkan disaat pengrusakan terjadi dirinya tidak berada di tempat. Sehingga dirinya tidak mengetahui persis kejadian yang menimpa rumahnya.

“Kalau diperkirakan waktu kejadian, saya sedang berada di Pesantren Tgk M Yusuf di Kemukiman Beureughang”, tutur Tgk Imum.

Meski rumahnya sudah dirusak oleh sekelompk OTK, Tgk Muhammad mengharapkan permasalahan ini agar dapat diselesaikan dengan damai antara kedua belah pihak.

“Baik antara Gampong Meunasah Kumbang maupun Desa Ceumeucet”, tutur Tgk Imum Muhammad

Tgk Muhammad mengaku dirinya tidak memiliki sentimen apapun baik dengan warga Meunasah Kumbang atupun dengan warga Ceumeucet, meski sebagian warga Ceumeucet sering mengaitkan dirinya dengan permasalahan tapal batas antara kedua Gampong.

Baca Juga  Tiga Tersangka dan Barang Bukti Tindak Pidana TPPO di Serahkan ke Jaksa Penuntut Umum

“Saya sudah merasa tidak nyaman dan tidak tentram karena adanya intimidasi seperti itu”, tutup Tgk Imum.

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad HS selaku Geuchik Gampong Meunasah kumbang mengaku dirinya baru mengetahui adanya pengrusakan rumah bantuan yang diberikan kepada Tgk Imum di pagi hari karena dilaporkan oleh warga.

Lebih lanjut, Geuchik Gampong Meunasah Kumbang mengatakan permasalahan ini sudah ditangani oleh pihak Kapolsek Kecamatan Kuta Makmur dan akan diserahkan ke pihak kecamatan untuk melakukan koordinasi lebih lanjut.

“Saya selaku Geuchik Meunasah kumbang, permasalahan pengrusakan rumah bantuan yang diberikan kepada Tgk Muhammad yang saat ini sebagai Tgk Imum meunasah Kumbang baiknya diserahkan kepada pihak berwajib hal itu dikarenakan anggarannya dibangun dari dana Provinsi dan bukan dari dana Desa”, tutur Geuchik Meunasah Kumbang.

Geuchik Muhammad juga mengatakan, dirinya juga berencana akan melapor ke Pihak kecamatan pada hari Senin mendatang, agar dibuat tapal batas untuk menghindari kisruh dimasa yang akan datang.

“Sebelumnya sekelompok OTK juga sudah melakukan pengrusakan pipa sanitasi air bersih Gampong Meunasah Kumbang yang digunakan untuk kebutuhan Tgk Imum dan warga Sekitar dan kali ini rumah bantuan yang diberikan kepada Tgk Imum juga dirusak” tambah Geuchik Gampong Meunasah Kumbang. [endæ]

Share :

Baca Juga

BERANDA

DPR Sahkan Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo

ACEH

Aceh Utara Bangkit: 384 Pemuda Diasah Jadi Tenaga Siap Kerja di UPTD BLKI Aceh Utara

BERITA

Hasil Ekshumasi dan Autopsi: Kematian Sutrimo Disebabkan Penyakit Jantung

BERANDA

Literasi Putusan MK: Denny Indrayana Persoalkan Ijazah SMA Gibran, KPU Akui Tak Verifikasi Penyetaraan

ACEH

VIRAL! Ketua JWI Aceh Timur Ingatkan Seluruh Lelaki: Kasih Nafkah ke Istri Wajib Minta Kwitansi atau Bukti Transfer

BERANDA

Manuver Balasan Netanyahu: Siapkan Aduan ke ICC untuk Jerat Erdogan soal Pelanggaran HAM Kurdi

ACEH

Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pengacara untuk Keluarga

ACEH

Kantor PT Bumi Flora di Aceh Timur Dibakar Massa, Kerugian Miliaran – Perusahaan Lapor Polisi