Home / EDUKASI

Minggu, 27 November 2022 - 13:33 WIB

Refleksi Modul Nusantara Khanduri Blang Bersama Warga Samudera Pasai

Photo Mahasiswa PMM-2 MN Kelompok 4 ‘Beumeuhase” Turun Kesawah Bersama Masyarakat Samudera Pasai pada Minggu (27/11/2022)

ACEH UTARA – Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM-2) Modul Nusantara melakukan kegiatan Refleksi Khanduri Blang di Samudera Pasai Aceh Utara “Kegiatan dilakukan di sawah bersama dengan warga guna untuk mengeratkan tali silaturrahmi dengan warga setempat, pada Minggu (27/11/2022). Kegiatan tersebut didampingi dosen Modul Nusantara PMM-2 Kelompok 4 “Beumeuhase”, Juni Ahyar, S.Pd., M.Pd. dan Mentor/LO Rizky Amanda.

Juni Ahyar menjelaskan kepada mahasiswa Modul Nusantara Khanduri Blang, begitulah sebutan tradisi yang mengalir dari nenek moyang bagi patani di Aceh.

Khanduri blang bermakna kenduri sawah yaitu acara syukuran disertai doa dan makan bersama yang dilaksanakan oleh para petani ketika musim tanam dimulai. Setelah acara Khanduri blang barulah petani turun sawah dalam kesempatan yang sama dosen modul MN dan mentor MN mengajak mahasiswa PMM MN untuk turun ke sawah menanam padi bersama petani yang ada di Gampoeng Keude Blang Mee Pulo Klat, Kec. Samudera.

Geusyik Gampoeng Keude Blang Mee Pulo Klat Bapak Zulbahri yang sekaligus mewakili Kejruen Blang menjelaskan kepada mahasiswa PMM MN Tradisi ini dilakukan turun temurun oleh petani di Aceh, untuk mengharapkan berkah, sekaligus bermunajat kepada Allah swt agar sawah mereka bebas dari hama, saat musim tanam hingga panen tiba. Dahulu, kegiatan ini berlangsung setahun sekali. Seiring perkembangan zaman, di mana musim tanam telah berlangsung dua kali setahun, maka kegiatan kenduri blang ini juga dilakukan dua kali dalam setiap tahun.

Baca Juga  Resmi Membuka PBAK, Rektor UIA Tekankan Integrasi Nilai Islam dan Akademik

Dalam pelaksanaan kegiatan para petani mengelar syukuran untuk mendoakan tanaman padi mereka agar bisa meningkat produksinya dan sawah terbebas dari hama. Setiap tahun di hari tertentu, warga di sana berkumpul di areal persawahan untuk makan bersama.

Seperti pantauan medialiterasi.id di Gampoeng Keude Blang Mee Pulo Klat, Kecamatan Samudera Aceh Utara Petani di gampong tersebut setiap tibanya waktu turun sawah melakukan kenduri blang, Ke pinggir sawah mereka membawa segala perlengkapan dapur seperi belanga, piring, sendok, gelas dan lainnya. Kaum perempuan memasak kari kambing/ayam dengan cara tradisional, sementara pria menyambut tamu dari desa lainnya yang telah diundang.

Tamu undangan dari berbagai gampoeng, turut memberikan doa bersama di samping sawah, agar tanaman padi mereka juga bisa tumbuh subur. Begitulah sekilas suasana khanduri blang, yang merupakan salah satu kearifan lokal di Aceh yang masih eksis hingga sekarang ini.

Baca Juga  Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Pembibitan Secara Hidroponik Oleh Mahasiswa KKN'180 Asal UNIMAL

Setelah makan bersama, tugas kaum perempuan selanjutnya ada yang membubuhkan tiga jenis dedaunan, yaitu daun pinang, daun bungur, dan daun ramai, tiga jenis dedaunan itu kemudian diletakan di areal persawahan. Peletakan dedaunan dilakukan bersama dengan air yang telah dicampuri beras, diletakan pada pinggiran sawah.

Menurut Kejruen Blang Kanduri ini dilakukan oleh petani di gampoeng tersebut untuk seluruh masyarakat. Selain untuk doa bersama, juga untuk merasakan kemudahan dari petani, sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas rezeki yang telah diberikan oleh Allah Sang Pemberi Rezeki.

Kenduri syukuran, doa dan makan bersama ini memberi motivasi tersendiri bagi petani untuk memulai musim tanam dengan harapan tanaman padi mereka akan lebih berkah dan hasil panen berlimpah. Trandisi ini telah dijalani secara turun menurun oleh para petani di Aceh.

Reporter: JA | Photo: Ist | Editor: Juni Ahyar

Share :

Baca Juga

Pesona "Wasiet Pejuang": Mahasiswa MPI UIA Sabet Juara 1 Melukis Tingkat Universitas

EDUKASI

Lewat Karya “Wasiet Pejuang”, Rezha Affannur Bawa UIA Rajai Lomba Melukis Bireuen

BERITA

Meurasa HIMASOS Unimal, Satukan Mahasiswa Sosiologi Lintas Angkatan dalam Semangat Kekeluargaan

BERANDA

Resmi! Presiden Prabowo Salurkan BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja Mulai Oktober 2026

BERANDA

Bukan Tanda Gila, Ini 7 Fakta Psikologis di Balik Kebiasaan Bicara Sendiri yang Jarang Diketahui

EDUKASI

Dari Penilaian ke Asesmen, dari Hukuman ke Disiplin Positif: Menguji Wajah Baru Pendidikan Indonesia

EDUKASI

Tingkatkan Daya Saing Lulusan, Ekonomi Syariah FEBI UIA Kantongi Akreditasi Unggul

BERANDA

Salah Kaprah! Tidak Ada SEA Games 2026, Ini Bedanya SEA Games dan Asian Games

EDUKASI

Luka Hati Tak Kunjung Sembuh? Ini 5 Cara Sehat Bangkit dan Pulih Secara Perlahan