Home / BERITA / EDUKASI

Senin, 11 Mei 2026 - 08:50 WIB

Prof. Zulfikar Ali Buto Tekankan Kepemimpinan dan Disiplin dalam Diklat Santri Misbahul Ulum

MEDIALITERASI.ID |LHOKSEUMAWE – Direktur Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Zulfikar Ali Buto Siregar, menekankan pentingnya kepemimpinan, disiplin, dan kerja sama organisasi dalam kegiatan Diklat Kepemimpinan dan Musyawarah Kerja Organisasi Santri Pesantren Modern Misbahul Ulum masa bakti 2026–2027.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Teuku Umar, Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Senin (10/5/2026), itu diikuti para pengurus organisasi santri serta dihadiri pembina organisasi dan wali asrama.

Dalam pemaparannya, Prof. Zulfikar menyampaikan bahwa organisasi merupakan sarana pembelajaran yang membentuk kedewasaan, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama.

“Organisasi bukan tentang ‘superman’, tetapi ‘super team’ yang dibangun bersama oleh seluruh anggota,” kata Zulfikar.

Baca Juga  Talkshow COMFEST 2026 Unimal Soroti Potensi Lokal sebagai Kekuatan Koneksi Global

Ia menilai setiap amanah dalam organisasi harus dipandang sebagai proses pembelajaran dan pengalaman berharga bagi para santri.

“Guru yang tidak dapat digantikan adalah pengalaman,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh program kerja, tetapi juga kemampuan melakukan refleksi dan evaluasi secara berkelanjutan.

“Organisasi mengajarkan kedewasaan, keseimbangan, dan rasa tanggung jawab yang mulia,” katanya.

Selain itu, Prof. Zulfikar menekankan pentingnya keteladanan seorang pemimpin, khususnya dalam menerapkan disiplin di lingkungan organisasi.

“Sebagai pemimpin, kita harus mendisiplinkan diri terlebih dahulu sebelum menerapkannya kepada anggota,” tegasnya.

Baca Juga  Karang Taruna Putra Pertiwi Gampong Paloh Lada Salurkan 1.000 Buku Tulis

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak para santri untuk terus memperbaiki diri dan tidak terjebak dalam persaingan yang tidak sehat.

“Seseorang tidak perlu menjadi lebih baik dari orang lain, tetapi harus menjadi lebih baik dari dirinya yang sebelumnya,” ungkapnya.

Menjelang akhir kegiatan, Prof. Zulfikar berpesan agar seluruh pengurus organisasi santri memiliki sikap terbuka terhadap evaluasi, kritik, dan saran demi kemajuan organisasi.

“Kita harus terbuka untuk introspeksi diri, evaluasi, serta menerima kritik dan saran agar roda organisasi terus bergerak menjadi lebih baik ke depan,” pungkasnya. (Juanda Jz)

Share :

Baca Juga

ACEH

Duka Pante Panah: Sambaran Petir Tewaskan 1 Orang, 2 Korban Dirawat di RSUD Zubir Mahmud*

ACEH

Bupati Al-Farlaky Kebut Huntap Pascabanjir: Data Harus Akurat, Kualitas Jangan Dikompromi

ACEH

Mualem Rotasi Nasir dari Sekda ke Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh

ACEH

Dibawa ke Lahan Kosong Belakang Sekolah, Siswa SMAN di Bener Meriah Dikeroyok Senior Hingga Kritis

ACEH

Pemerintah Aceh Bantah Isu Fadhlullah Jadi Plh Gubernur: Mualem Berhalangan, Dek Fad Jalankan Tugas

BERITA

Studi BRIN: Tsunami Pangandaran 2006 Bisa Capai 8 Meter Lebih karena Gempa Megathrust dan Longsor Laut

BERITA

MoU Helsinki 21 Tahun: Ketika Simbol Dipersoalkan, Tapi Keadilan Rakyat Aceh Diabaikan

ACEH

30 Ibu Rumah Tangga di Aceh Timur Terima Bantuan Usaha Ekonomi Produktif dari TP PKK