Home / BERITA

Sabtu, 21 Januari 2023 - 12:50 WIB

Polres Bener Meriah Himbau Masyarakat ; Waspada Daerah Rawan Longsor

BENER MERIAH – Enam Personil Kapolres Bener Meriah membersihkan badan jalan dari batu dan kerikil yang menutupi badan jalan nasional Takengon-Bireun tepatnya di Desa Gegerung, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah pada Sabtu Pagi (21/01/2023)

Akibat Intensitas hujan tinggi yang terjadi pada Sabtu pagi 21 Januari 2023,  mengakibatkan material batu terseret arus air sehingga membuat badan jalan tertutupi batu dan kerikil, hal berbahaya ini dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan bagi pengguna jalan yang berlalulintas.

Baca Juga  BMKG Malikussaleh Himbau Warga Daerah Aliran Sungai Untuk Waspada

Kapolres Bener Meriah AKBP Indra Novianto SIK melalui Kasat Lantas Ipda Sofyan SH membenarkan, pihaknya menurunkan 6 personil untuk membersihkan badan jalan dari batu dan kerikil yang menutupi badan untuk menghindari terjadinya kecelakaan bagi warga yang melintas.

Baca Juga  ARAH Minta Mualem Ganti Seluruh Kepala SKPA yang Lama

Ipda Sofyan menambahkan personel melakukan pembersihan badan jalan dengan alat seadanya, hanya menggunakan cangkul.

Selain itu Satuan lalulintas Polres Bener Meriah juga melakukan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada di titik-titik rawan longsor.

“Kami minta agar masyarakat selalu waspada saat melintasi daerah rawan longsor” tutup Ipda Sofyan.

Reporter : EK | Photo : Ist | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

ACEH

Baitul Mal Aceh dan FDP Salurkan Bantuan Usaha untuk Tingkatkan Kemandirian Mualaf

BERANDA

Menlu Kecam Penahanan 9 WNI Relawan Gaza oleh Israel: “Tindakan Tak Bisa Diterima”

ACEH

Idul Adha 1447 H: Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Semarakkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

ACEH

Sambut Idul Adha 1447 H, Bupati Aceh Timur Pusatkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

BERANDA

Pemerintah Larang Film ‘Pesta Babi’, Yasinta Moenwen Sebut Kesaksiannya Dimanipulasi

ACEH

Muda Seudang Protes Penunjukan Ketua DPW Partai Aceh Timur, Sebut Cacat Prosedur

ACEH

Pergub JKA Dicabut, ARA Alihkan Fokus ke Tambang Beutong Ateuh dan Penanganan Korban Banjir

BERANDA

Puluhan Miliar Dana OSF Mengalir ke LSM dan Lembaga Akademis Indonesia, Apa Saja Programnya?