Home / BERITA / KRIMINAL

Senin, 20 April 2026 - 11:25 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Sawah Besar, Lima Pelaku Ditangkap


MEDIALITERASI.ID | JAKARTA
– Polisi mengungkap jaringan peredaran obat keras tanpa resep dokter di wilayah Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sebanyak lima pelaku diamankan dari dua lokasi berbeda dengan barang bukti mencapai 31.997 butir obat daftar G.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait maraknya transaksi obat ilegal di kawasan Karang Anyar.

“Kami menindaklanjuti informasi warga terkait peredaran obat keras tanpa resep dokter. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan, petugas berhasil mengamankan lima pelaku beserta barang bukti,” ujar Reynold, Sabtu (18/4/2026).

Pengungkapan pertama dilakukan pada Kamis (16/4) malam. Polisi mengamankan tiga pelaku berinisial W, S, dan M di kawasan Karang Anyar dan Kartini. Dari tangan ketiganya, petugas menyita sejumlah obat keras, di antaranya tramadol, eksimer, alprazolam, dan trihexyphenidyl.

Baca Juga  Propam Mabes Polri Cek Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Ketupat Seulawah di Lhokseumawe

Berdasarkan hasil interogasi, polisi kemudian melakukan pengembangan dan kembali mengungkap kasus serupa pada Jumat (17/4) di sebuah kamar kos di Jalan Petak X. Dalam operasi tersebut, dua pelaku lainnya berinisial I dan A turut diamankan bersama barang bukti tambahan berupa ratusan butir tramadol serta uang hasil penjualan.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Rahmat Himawan, menyebutkan total barang bukti yang disita mencapai 31.997 butir obat keras daftar G dari dua laporan polisi.

“Jumlah barang bukti cukup besar dan diduga akan diedarkan secara ilegal di wilayah Jakarta Pusat,” ujarnya.

Baca Juga  Dewas DPP PWDPI Siap Kucurkan Pinjaman Modal Untuk Kepala Daerah Seluruh Indonesia 600 Triliun

Pengungkapan kasus ini dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar IPTU M. Asaugi bersama tim Subnit II Reskrim yang melakukan serangkaian penyelidikan hingga penindakan di lapangan.

Saat ini, seluruh pelaku telah diamankan di Polsek Sawah Besar untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Para pelaku dijerat Pasal 435 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Kapolres menegaskan pihaknya akan terus memberantas peredaran obat ilegal yang berpotensi merusak generasi muda.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran obat ilegal. Ini merupakan komitmen kami dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat,” tegas Reynold. (HR)

Share :

Baca Juga

BUDAYA

Viral! Atraksi Sembur Api Iringi Lagu Aceh Kuthiding di Johor Malaysia, Penonton Karnival Jom Heboh 1 November 2026 Histeris

INTERNASIONAL

Terseret Duel Veda Ega vs Hakim Danish, Alvaro Carpe Gagal Kejar Quiles di Sepang

HUKUM

Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah, Penggugat Desak Prabowo Usulkan 2 Nama Calon Wapres ke MPR

HUKUM

Kronologi Penggerebekan Ma’had Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Santriwati Dibawa Dini Hari – Polisi: Pengembangan Kasus Pembakaran Warung

INTERNASIONAL

Veda Ega Pratama Kibarkan Merah Putih di Sepang, Start P8 Finish P2 Podium Terbaik Sepanjang Karir

EKONOMI & BISNIS

Pelindo Lhokseumawe Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Layanan Kepelabuhanan 15 Persen

EDUKASI

BAZISMU Misbahul Ulum Salurkan Santunan Perdana bagi Santri Yatim Piatu

NASIONAL

CDA Soroti Penggambaran Sejarah Film Malahayati, Sutradara Tegaskan Karya Fiksi Sejarah