Home / BERITA

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 07:06 WIB

Pj Gubernur Aceh Dan Ketua DPRA Penuhi Panggilan Presiden RI

Photo : (Kiri) Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, (Tengah) Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (Kana) Ketua DPR Aceh Saiful Bahri

JAKARTA – Penjabat Gubenur Aceh, Achmad Marzuki bersama Ketua DPRA Saiful Bahri memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo, di Istana Negara Jakarta, Jumat (26/08/2022)

Dalam pertemuan itu, Pj. Gubernur menyampaikan beberapa persoalan terkait pembangunan Aceh dan meminta dukungan Presiden atas beberapa kegiatan skala nasional yang akan digelar di Aceh.
Beberapa isu yang menjadi bahasan dalam pertemuan tersebut adalah terkait penanganan kemiskinan di Aceh, penanganan stunting, inflasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Dana Otonomi Khusus Aceh.

Salah satu yang mencuat dalam pertemuan itu adalah isu seputar Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan Bebas Sabang. Di mana, Achmad Marzuki mengajukan kepada Presiden agar Kawasan tersebut dijadikan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dan untuk Kawasan BPKS diberikan impor khusus dengan rentang waktu.

Baca Juga  UMKM Putroena Souvenir Binaan PIM Ikuti Dialog Bersama Menteri BUMN Erick Thohir

“Selanjutnya PON XXI Sumut-Aceh tahun 2024 juga belum tersedia dana. Kawasan Industri budidaya perikanan seluas 1.000 hektar, percontohan garam tunel, dan pengerukan muara juga menjadi bahasan kita,” sebutnya.

“Juga agar Bapak Presiden berkenan bisa menetapkan Dataran Tinggi Gayo Alas sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional,” kata Achmad Marzuki.

Selain itu, Pj Gubernur juga meminta dukungan Presiden terkait program Transmigrasi lokal, dukungan atas kelanjutan pembangunan Jalan Jantho – Keumala (missing link/jalan nasional yang link terputus) serta pembangunan jalur Kutacane – Langkat untuk peningkatan perekonomian masyarakat sepanjang koridor jalan di kedua daerah.

“Kita juga meminta kepada Bapak Presiden untuk perpanjangan dan penambahan Dana Otsus Aceh,” kata Achmad Marzuki.

Baca Juga  Wakapolda Aceh Ikuti Rapat Pimpinan Polri di Jakarta

Selain itu, kepada Presiden, Achmad Marzuki melaporkan beberapa aksi cepat yang dilakukan Pemerintah Aceh untuk mengentaskan kemiskinan dan membuka akses lapangan kerja kepada masyarakat. Di antaranya adalah dengan membuka ekspor langsung CPO via pelabuhan di Aceh, membangun Kawasan Lumbung Pangan dan Pakan Ternak, membangun pabrik minyak goreng, tepung tapioka dan gula serta membangun agro-industri dan industri atsiri di Aceh.

Selain itu, Achmad Marzuki mengatakan, pemerintah juga melakukan pembangunan dryport di Bener Meriah untuk ekspor kopi dan produk daerah Kawasan Tengah Aceh dan melakukan pengawalan potensi investasi seperti Semen Laweung, dan lainnya.

Reporter : Hfz | Photo : Ist | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

ACEH

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Ricuh, LBH: Pengerahan TNI Cederai Ruang Demokrasi

ACEH

Bupati Al-Farlaky Kukuhkan 75 Paskibraka Aceh Timur Tahun 2026

ACEH

Bupati Al-Farlaky: Isi Pembangunan Aceh dengan Damai, Perkuat Kewenangan Kekhususan

ACEH

Dividen Bank Aceh untuk Aceh Timur Rp1,018 Miliar, Bupati Al- Farlaky Minta Kontribusi Terus Ditingkatkan

ACEH

Dua Pelajar Aceh Timur Wakili Aceh di O2SN Nasional, Bupati Al-Farlaky Beri Dukungan dan Janjikan Reward

ACEH

Kirab Bendera Merah Putih Semarakkan HUT ke-81 RI di Aceh Timur

ACEH

HUT RI ke-81 di Aceh Timur Khidmat, Al-Farlaky Pimpin Upacara

ACEH

Bupati Al-Farlaky Lepas Pawai Karnaval HUT RI di Idi, Berlangsung Meriah