Home / BERITA

Kamis, 7 September 2023 - 23:24 WIB

Panglima Laot Aceh Jajaki Kerjasama Terkait Isu Lingkungan Hidup Nelayan dan Masyarakat Pesisir

BANDA ACEH | Medialiterasi.id – Panglima Laot Aceh jajaki kerjasama dengan Lembaga Nasional dan Internasional dengan membahas  isu lingkungan hidup, nelayan dan masyarakat pesisir di Jakarta, Kamis (07/08/2023)

Pertemuan tersebut di fasilitasi oleh Tokoh Nasional, Ismid Hadad, Redaktur Senior Prisma Resource Center sekaligus pendiri KEHATI.

“Kita menyelenggarakan titik temu, mencari upaya untuk menyumbang manfaat masyarakat. Terutama hari ini untuk masyarakat nelayan” ujarnya.

Sekarang persoalan yang kita hadapi makin berat, selain pemanasan global, climate change dan lain lain. Tapi pendekatan kita dari bawah, dicarikan solusi baik itu berupa pendampingan maupun akses pendanaan” tambahnya.

Sementara, Sekjen Panglima Laot Aceh, Azwir Nazar menyampaikan pertemuan yang berlangsung sangat produktif dan positif. Panglima Laot diberi kesempatan memperkenalkan berbagai kearifan lokal masyarakat pesisir Aceh, masalah masalah nelayan serta peluang kerjasama dengan Panglima Laot kedepan.

Baca Juga  DPO Narkoba Ditangkap di Kota Medan147 Kg Ganja Ikut Diamankan

Selain dengan KEHATI, juga hadir Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) sebuah wadah pemikir dan kelompok advokasi kebijakan untuk mewujudkan tata kelola kelautan yang baik, berkelanjutan dan berkeadilan. Achmad Santosa, Co Founders IOJI menyampaikan selama ini mereka bermitra dengan berbagai pemangku kepentingan kelautan nasional dan internasional. Karena itu sangat senang dapat bertemu dan berdiskusi untuk program kedepan bersama Panglima Laot Aceh.

Baca Juga  KAHFIS Aceh Gelar Roadshow Literasi : Meriahkan Dunia Literasi Anak Lewat Kegiatan Membaca Nyaring dan Storytelling

Hadir sejumlah tokoh Nasional bidang perikanan dan kelautan dalam pertemuan tersebut seperti Bapak Mustafa Abubakar, mantan Menteri Era SBY, Panglima Laot Aceh, Miftach Tjut Adek, Aziz Muslim serta para Direktur KEHATI dan para tokoh IOIJ .

Beberapa persoalan masyarakat pesisir dan nelayan Aceh seperti ilegal fishing, degradasi hutan pantai, punahnya terumbu karang dan habitat penyu, pencemaran wilayah pesisir, BBM Subsidi, hingga SE KKP tentang Migrasi Kapal turut pula didiskusikan.

“Kita berharap dalam waktu tidak lama ada yang bisa kita kerjasama kan dengan Panglima Laot di Aceh” tutup Azwir Nazar alias Tgk Turki. [syl/Muntazar]

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Kepri Kembali Gerebek Kampung Aceh, 114 Orang Diamankan untuk Pemeriksaan

BERITA

Kajari Luwu Timur Tegaskan Tak Akan Mundur Usut Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Vale

BERANDA

Rubio: AS Tak Wajib Lindungi Dunia Selamanya, PM Spanyol Balas: Siapa Suruh Serang Iran?

BERANDA

Kabut Asap Makin Parah, 63 Sekolah di Bintulu dan Tatau Ditutup Hingga 11 September

ACEH

Wacana Provinsi Samudera Pase Menguat, Warga Utara-Timur Aceh Dorong Pemerataan Pembangunan

BERITA

Mahasiswa Trisakti Puji Kapolri, Nilai Demokrasi Makin Kuat di Era Listyo Sigit

BERITA

Diduga Peras dan Intimidasi Warga, Dua Orang Diamankan Polisi di Karawaci

ACEH

Bupati Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026, Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir