MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Muhammad Khalil Gibran (10), seorang anak penderita lumpuh asal Gampong Ceumpeudak, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, mendapatkan bantuan kemanusiaan berupa satu unit kursi roda, paket sembako, dan bantuan sandang dari Anggota DPR Aceh Salmawati, SE., MM., Sabtu (17/1/2026).
Bantuan tersebut disalurkan melalui Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Kabupaten Aceh Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Khalil dan keluarganya.
Penyerahan bantuan dihadiri oleh Ketua JASA Pusat Bukhari, Sekretaris JASA Aceh Utara Hafiz A. Halim, Wakil Ketua JASA Daerah III Tgk. Chik di Paya Bakong Muhammad Saddam, serta Ketua JASA Kecamatan Baktiya Rafsan.
Sekretaris JASA Aceh Utara Hafiz A. Halim mengatakan, bantuan tersebut merupakan amanah langsung dari Salmawati yang akrab disapa Bunda Salma.
“Kami hadir mewakili Bunda Salma untuk menyerahkan amanah ini. Beliau berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga dan bermanfaat bagi ananda Khalil,” ujar Hafiz.
Menurutnya, kondisi Khalil yang ditemui langsung di lapangan meninggalkan kesan mendalam bagi para relawan.
“Melihat kondisi ananda secara langsung tentu menyentuh hati. Semangat berbagi dari Bunda Salma menjadi penguat bagi keluarga dan memberi harapan baru,” tambahnya.
Melalui sambungan komunikasi, Bunda Salma menyampaikan empati kepada keluarga Khalil sekaligus permohonan maaf karena belum dapat hadir secara langsung.
“Saya sangat tersentuh mendengar kondisi Khalil. Di usia yang masih sangat muda, ia harus berjuang melawan keterbatasan. Semoga kursi roda ini dapat membantunya beraktivitas dan tetap bersemangat,” ujar Salmawati.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga karena tidak dapat berkunjung langsung akibat tugas kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan.
Pihak keluarga Khalil mengungkapkan bahwa perhatian tersebut bermula dari interaksi di media sosial. Ibu Khalil mengaku pertama kali menyampaikan kondisi anaknya melalui kolom komentar di akun TikTok Salmawati.
“Kami tidak menyangka akan direspons dengan baik. Padahal kami tidak saling mengenal. Bantuan ini benar-benar datang di luar dugaan,” ungkapnya.
Keluarga menjelaskan, Khalil mulai mengalami sakit sejak duduk di kelas satu sekolah dasar. Ia sempat mengeluhkan sakit kepala hebat hingga akhirnya menjalani operasi di RSUD dr. Zainal Abidin, Banda Aceh, dan dirawat selama delapan bulan. Hingga kini, Khalil telah menjalani masa pengobatan selama kurang lebih empat tahun.
Keluarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bunda Salma atas perhatian dan kepeduliannya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” tutup ibu Khalil. (Muntaz)







