Home / BERITA

Rabu, 8 Oktober 2025 - 09:08 WIB

Mualem Tolak Rencana Pemotongan Dana Transfer ke Daerah oleh Pemerintah Pusat

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menolak rencana Pemerintah Pusat untuk memotong dana transfer ke daerah (TKD) bagi Aceh dan sejumlah provinsi lainnya. Penolakan itu disampaikan seusai pertemuan bersama Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Mualem menilai kebijakan pemotongan dana transfer akan berdampak serius terhadap stabilitas fiskal daerah serta pelaksanaan program prioritas di Aceh. Ia meminta Pemerintah Pusat mempertimbangkan kembali rencana tersebut dengan melihat kondisi riil di daerah.

“Semuanya kami usulkan supaya tidak dipotong. Anggaran jangan dipotong karena beban berada di masing-masing provinsi,” ujar Mualem kepada wartawan.

Baca Juga  Kasdam IM Pimpin Rapat Koordinasi Peringatan HUT Ke-66 Kodam IM

Menurut data yang diterima Pemerintah Aceh, alokasi TKD tahun 2025 untuk Aceh mengalami pemangkasan sekitar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara beberapa daerah lain bahkan mencapai 30 hingga 35 persen.

Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu menilai, kebijakan pemotongan tersebut tidak sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan dan penguatan otonomi daerah sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Pemotongan anggaran tentu akan berimbas pada pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali kebijakan ini,” kata Mualem.

Baca Juga  Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 103 Mengajar Mengaji Siswa SD dan SMP

Ia menegaskan, Pemerintah Aceh tetap berkomitmen menjaga tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan efisien. Mualem juga mendorong adanya dialog terbuka antara Pemerintah Pusat dan daerah agar solusi yang diambil tidak menghambat pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.

“Kami siap berdiskusi dan memberikan data kinerja keuangan Aceh secara terbuka. Namun, pemotongan bukanlah solusi. Daerah justru perlu diperkuat, bukan dilemahkan,” tutupnya. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

76 Santri Wustha dan Ulya SPM YPI Darussa’adah Idi Cut Diwisuda, Bupati Alfarlaky Minta Alumni Jaga Almamater

BERITA

42 Tim dari Berbagai Kampus Bersaing, Hanya 10 Lolos ke Final Lomba Esai Nasional FKIP Unimal

ACEH

Diduga Mabuk, 4 Mahasiswa Unimal Ribut dengan Warga di Dewantara, Rektor Tempuh Jalur Damai

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Pendaftaran Calon Anggota Periode 2026-2031, Ini Syarat dan Jadwalnya

ACEH

Polres Aceh Timur Gelar Perkara Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMP di Idi Tunong, Status Hukum AS Ditentukan Jumat

ACEH

Bupati Al- Farlaky Lantik T. Reza Rizki Pj.Sekda Atim

BERITA

Presiden Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter bagi Nelayan Kapal 30–200 GT

ACEH

Spanyol Tundukkan Prancis 2-0, Oyarzabal dan Porro Antar ke Final