MEDIALITERASI.ID | YERUSALEM – Ketegangan mencuat di kabinet Israel setelah Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar mengkritik Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir atas penyebaran video yang menunjukkan aktivis kemanusiaan Gaza ditahan dalam posisi berlutut.
Video tersebut diunggah Ben-Gvir ke media sosial dan memperlihatkan sejumlah aktivis yang ditahan pasukan Israel dalam pengawalan ketat sebelum dipaksa berlutut. Rekaman itu kemudian menyebar luas.
Gideon Sa’ar menyebut tindakan tersebut sebagai “pertunjukan memalukan” yang merusak citra Israel di mata dunia. Ia menyatakan bahwa langkah itu justru memicu kemarahan dan kebencian komunitas internasional terhadap Israel.
Kecaman juga datang dari sejumlah negara dan pejabat internasional. Mereka mempertanyakan perlakuan terhadap para aktivis flotilla yang ditahan saat berupaya mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Belum ada pernyataan resmi dari Itamar Ben-Gvir menanggapi kritik tersebut. Video yang diunggah sebelumnya telah memicu perdebatan publik di Israel mengenai etika dan dampak diplomatik tindakan aparat keamanan terhadap tahanan sipil asing.
Kasus ini menambah daftar insiden yang memicu sorotan internasional terhadap operasi militer dan keamanan Israel di Gaza. Sumber video berasal dari unggahan akun X milik Gideon Sa’ar, sementara gambar ilustrasi diambil dari Beirut. (AYD)







