
MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh menyalurkan sekitar 150 ton bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Pelepasan bantuan dilakukan secara resmi oleh Ketua Umum KONI Aceh, Saiful Bahri (Pon Yaya), dari Posko Induk KONI Aceh Peduli di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe, Rabu (31/12/2025) pagi.
Sebanyak lima tim khusus dikerahkan untuk mengantarkan bantuan langsung ke wilayah terdampak dan titik-titik pengungsian, bekerja sama dengan pengurus KONI kabupaten/kota setempat.
Sebelum konvoi diberangkatkan, dilakukan prosesi peusijuek secara sederhana sebagai bentuk doa dan penghormatan agar penyaluran bantuan berjalan lancar dan aman.
“Mudah-mudahan bantuan ini sampai ke daerah tujuan sebagai bentuk empati dan simpati kita kepada saudara-saudara yang terdampak bencana,” ujar Pon Yaya.
Ia menjelaskan, pembentukan lima tim bertujuan memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran dan merata.
“Insya Allah bantuan ini sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan ke seluruh daerah terdampak dengan melibatkan struktur KONI di tingkat lokal,” katanya.
Adapun wilayah tugas masing-masing tim yakni:
- Tim 1: Lhokseumawe dan Aceh Utara
- Tim 2: Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang
- Tim 3: Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, dan Gayo Lues
- Tim 4: Bireuen dan Pidie Jaya
- Tim 5: Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Selatan, dan Aceh Singkil
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KONI Aceh, Achyar, ST, menyampaikan bahwa bantuan tersebut terdiri atas kebutuhan pokok dan perlengkapan pendukung. Di antaranya 30 ton beras premium, mie instan, susu, biskuit, air minum kemasan, serta perlengkapan non pangan seperti handuk, mukena, sajadah, obat-obatan, dan peralatan kebersihan berupa sekop dan arco.
Puluhan truk pengangkut bantuan dilepas dan dikawal langsung oleh jajaran pengurus serta staf KONI Aceh. Hingga Rabu siang, seluruh konvoi telah bergerak menuju wilayah masing-masing untuk segera disalurkan kepada para korban bencana. (JF)







