Home / BREAKING NEWS / LIFESTYLE

Selasa, 30 Mei 2023 - 02:58 WIB

Komunitas Pecinta Hewan Edukasi Pengunjung di Lapangan Blang Padang

BANDA ACEH – Gabungan komunitas pecinta kucing dan reptile dari ICA Aceh, Lingkar Satwa Koetaradja (LASAK) serta Cat Lovers Banda Aceh, berikan edukasi tentang hewan kepada pengunjung di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh pada Minggu (28/05/2023).

Kegiatan gabungan lintas komunitas pecinta hewan yang ada di Banda Aceh ini, melakukan gathering mingguan dengan membawa hewan peliharaan dari masing-masing anggota komunitas yang diperkenalkan kepada masyarakat sebagai edukasi.

Selain itu, pengunjung yang hadir juga diberikan keleluasaan untuk mengenal sekilas tentang kucing dan reptile, hingga diperbolehkan untuk bersua foto ria.

Menurut koordinator kegiatan dan juga Ketua ICA Aceh, dokter Natalina mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan event rutin mingguan yang dibuat dengan tujuan untuk dapat bersilaturahmi sesama pecinta hewan, serta sekaligus dapat memberikan edukasi kepada masyarakat untuk dapat hidup berdampingan dengan hewan.

Baca Juga  Festival Seni Tari dan Musik 2025 Akan Jadi Gerbang Menuju 110 Sumenep Calendar of Event 2026

“Ya kegiatan ini merupakan event rutin mingguan yang dibuat dengan tujuan untuk dapat bersilaturahmi sesama pecinta hewan, serta sekaligus dapat memberikan edukasi kepada masyarakat untuk dapat hidup berdampingan dengan hewan” pungkasnya.

Diwaktu bersamaan, Ketua Lingkar Satwa Koetaraja (LASAK), M Rizky Lazuardi mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya gathering anggota, namun juga bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat khususnya di kota Banda Aceh agar lebih mengenal hewan seperti reptil dll, yang mungkin dianggap asing untuk dijadikan hewan peliharaan.

“Kegiatan ini bukan hanya gathering anggota, namun juga bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat khususnya di kota Banda Aceh agar lebih mengenal hewan seperti reptil dll, yang mungkin dianggap asing untuk dijadikan hewan peliharaan” tandasnya.

Baca Juga  UNGKAPAN DAN "BAHASA LOKAL” YANG MEMBINGUNGKAN

Selain itu, ia juga menambahkan, harapannya kegiatan ini dapat merubah paradigma masyarakat terhadap ular, musang, dan hewan lain yg dianggap negatif atau hama, namun juga bisa menjadi hewan peliharaan yang friendly bagi manusia, maka dalam ini bisa sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar berlaku bijak dengan hewan.

Pada kegiatan ini, seluruh anggota turut menghadirkan seluruh hewan kesayangan yang dinilai tidak berbahaya bagi pengunjung serta legal secara hukum, seperti kucing, ular, iguana, hamster, landak mini, hingga sugar glider (petaurus breviceps) yang dapat dipegang dan difoto oleh pengunjung serta dibarengi oleh kegiatan seru-seruan lain seperti kuis rangking satu dengan pertanyaan yang mengarah kepada pengetahuan tentang hewan. [Muntazar]

Share :

Baca Juga

BERITA

Menuju Sumenep Unggul dan Sejahtera, Pemkab Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2027

BERITA

Kolaborasi Bappeda dan BEM Sumenep, Rumuskan Arah Pembangunan Berkeadilan

BERITA

Menuju Kemandirian Energi, Sumenep Perkuat Kebijakan EBT

BERITA

Warga Miskin Diduga Diintimidasi, HIMPASS Ultimatum Dinsos soal PKH Sapeken

BERITA

Enam Prioritas Pembangunan 2026 Ditetapkan, Pemkab Sumenep Fokus SDM dan Ekonomi Kerakyatan

BERITA

MBG Sumenep Dilaporkan ke BGN, Dugaan Yayasan Terafiliasi Politik Mencuat

BERITA

JSI Minta Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di Sumenep

BERITA

Penuh Khidmat, Warga Paseyan Peringati Isra’ Mi’raj dan Haul Akbar Sesepuh Desa