Home / BERITA

Minggu, 14 Agustus 2022 - 04:53 WIB

Kepala Dishub Aceh Dan Pj Bupati Bener Meriah Bahas Pembangunan Jalan

Kepala Dinas Pegunungan Aceh Teuku Faisal

BANDA  ACEH – Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal menyambut kunjungan silaturrahmi Penjabat (Pj) Bupati Bener Meriah, Haili Yoga bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bener Meriah di Aula Dishub Aceh, Kamis, (11/08/2022)

Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak berdiskusi cukup hangat terkait pembangunan sektor perhubungan di wilayah Bener Meriah.

Pada kesempatan tersebut, Faisal menyampaikan bahwa transportasi merupakan sektor penting yang menggerakkan aktivitas masyarakat di semua lini, mulai dari perekonomian hingga pariwisata. “Transportasi ini kalau kita analogikan seperti anatomi tubuh, dia semacam urat yang mengalirkan darah ke jantung, ginjal, dan organ tubuh lainnya,” ujar Faisal.

Oleh karena itu, tambah Faisal, konsolidasi dan koordinasi dengan berbagai sektor penting untuk dilakukan supaya pembangunan daerah berjalan dengan baik.

Selain itu, Faisal juga menyinggung terkait keberadaan Terminal Tipe B Bener Meriah yang berada di bawah kewenangan Dishub Aceh. Konsep terminal dewasa ini, tambahnya, lebih cenderung menyerupai rest area. Ia berharap ada investor atau pelaku usaha yang beraktivitas di Terminal Tipe B Bener Meriah. Sehingga tumbuh sentra ekonomi baru di area terminal dan sekitarnya.

Baca Juga  Masuk Gelombang 1, Jamaah Haji Aceh Berangkat Perdana 24 Mei

“Kita juga baru saja bertemu dengan para Direktur Perusahaan Otobus (PO) angkutan umum supaya loket-loket penjualan tiket mereka dipindahkan ke Terminal, supaya fungsi terminal berjalan sebagaimana semestinya,” tutur Faisal.

Sementara itu, Pj Bupati Bener Meriah, Haili Yoga menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari Dishub Aceh. Ia juga mengapresiasi atas kepedulian Dishub Aceh terhadap pembangunan sektor transportasi di Bener Meriah selama ini, salah satunya bantuan operasional bus saat pelaksanaan MTQ di Bener Meriah beberapa waktu yang lalu.

Haili mengungkapkan, saat ini komoditi unggulan Bener Meriah, seperti kopi, koka, dan durian, yang diangkut ke Pulau Jawa dan Medan belum menyumbangkan insentif bagi pembangunan daerah karena tidak tercatat sebagai hasil daerah Bener Meriah. Padahal, kata Haili, devisa yang dihasilkan dari komoditi itu hampir 3 trilun per tahun.

Baca Juga  Kapolda Aceh Assessment Risiko Kompetisi Olahraga bersama Tim Itwasum Polri

“Ini kebutuhan sebuah daerah atau kawasan, sehingga dryport sangat dibutuhkan oleh masyarakat Bener Meriah agar komoditi yang keluar dari sana tercatat sebagai devisa Bener Meriah,” ungkap Haili.

Di samping itu, Haili juga bersyukur saat ini sudah terbangun terminal kargo di Bandara Rembele Bener Meriah. Sehingga para pelaku usaha di Bener Meriah dapat mengirimkan barang mereka dari bandara tersebut. “Ini salah satu bentuk kebutuhan Bener Meriah agar menjadi insentif bagi daerah penghasil komoditi,” tambahnya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah I Aceh, yang diwakili Kasi Sarana dan Prasarana, Fahni Mauludi. Ia menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung pembangunan sektor transportasi termasuk penyediaan fasilitas keselamatan jalan pada ruas jalan nasional yang ada di wilayah Bener Meriah.

Fahni juga menyarankan agar Pemkab Bener Meriah mengusulkan pelayanan angkutan darat perintis bila terdapat wilayah yang membutuhkan pelayanan angkutan perintis di Bener Meriah.

Sumber : DishubAceh

Share :

Baca Juga

BERITA

1.275 Rumah Lolos Verifikasi, Pemko Lhokseumawe Mulai Salurkan Bantuan Stimulan Pascabencana

BERITA

Presiden Prabowo Subianto Anugerahkan Bintang Jasa dan Satyalancana kepada Penggerak Program Gizi dan Rantai Pasok Polri

BERITA

UIN SUNA Lhokseumawe Targetkan 1.500 Mahasiswa Baru 2026, Perkuat Akses Beasiswa dan Kolaborasi Industri

BERITA

Bareskrim Ungkap Kasus Keterangan Palsu Akta Autentik, Tersangka Terancam 7 Tahun Penjara

BERITA

Bencana Berlapis: Korban Banjir Aceh Timur Jadi Korban Kembali Akibat Verifikasi yang Gagal

BERITA

Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran Sabu 476 Gram, Etomidate, dan Happy Water di Cakung

ACEH

Konflik Agraria Aceh Timur Memanas, Keuchik dan Warga Dipanggil Polda Aceh, 400 KK Terdampak

ACEH

Tersangka Pembunuhan Warga Peureulak Barat Diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum