Home / BERITA

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:17 WIB

Kemenparekraf dan Gekrafs Jalin Kerja Sama, Dorong Ekonomi Kreatif Berkelanjutan

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (DPP Gekrafs), Sabtu (20/07/2025), di Hutan Kota by Plataran, Jakarta.

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif RI, H. Teuku Riefky Harsya, B.Sc., M.T., dan Ketua Umum DPP Gekrafs yang baru terpilih, Kawendra Lukistian, S.E., M.Sn. Acara ini turut disaksikan oleh perwakilan DPW Gekrafs dari seluruh Indonesia, termasuk Ketua Gekrafs Sumut, Fadhullah, S.E., M.M., dan Sekretaris Dr. Acha Rouyas, M.Psi., M.H.

Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif nasional yang berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa ekonomi kreatif adalah masa depan Indonesia. Visi Gekrafs adalah menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban ekonomi kreatif dunia. Untuk itu dibutuhkan kolaborasi yang adaptif dan berkesinambungan dari seluruh pemangku kepentingan,” ujar Kawendra.

Baca Juga  Wakapolri Tekankan Perwira Polri Harus Adaptif dan Responsif terhadap Kebutuhan Publik

Ketua Gekrafs Sumatera Utara, Fadhullah, menyambut baik langkah kerja sama ini dan menyampaikan apresiasi atas terpilihnya kembali Kawendra sebagai Ketua Umum DPP Gekrafs.

“Kami menilai ini sebagai langkah positif untuk memastikan para pelaku ekonomi kreatif mendapat dukungan nyata dari pemerintah, khususnya melalui Kemenparekraf,” kata Fadhullah.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, dalam pidatonya menyoroti perkembangan Gekrafs yang telah menjangkau 38 provinsi, enam perwakilan luar negeri, dan 273 kabupaten/kota di Indonesia.

“Potensi ekonomi kreatif yang luar biasa ini perlu terus dikembangkan agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global. Kementerian siap menjadi mitra strategis Gekrafs dalam mendukung agenda pembangunan nasional,” ucapnya.

Ia juga memaparkan delapan klaster program yang menjadi prioritas Kemenparekraf, yang disebut sebagai Asta Ekraf, yaitu: Ekraf Data, Ekraf Bijak, Talenta Ekraf, Infra Ekraf, Sinergi Ekraf, Pasar Ekraf, Dana Ekraf, dan Ekraf Kaya. Program tersebut disusun untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong kemandirian bangsa dan pengembangan industri kreatif.

Baca Juga  Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Ricuh, LBH: Pengerahan TNI Cederai Ruang Demokrasi

Sekretaris Gekrafs Sumut, Acha Rouyas, menyatakan bahwa penyampaian Menteri Ekraf menjadi pemicu semangat baru bagi para pelaku ekraf di daerah.

“Arahan Pak Menteri yang sejalan dengan visi nasional menambah optimisme kami di daerah. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kapasitas dan akses pelaku ekraf menuju skala nasional dan global,” ujarnya.

Acara tersebut juga dirangkaikan dengan Kongres I Gekrafs yang dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Sufmi Dasco Ahmad, Sandiaga Uno, Akbar Supratman, Fadli Zon, Erick Thohir, Supratman Andi Atgas, Irene Umar, Raffi Ahmad, Ridha Sabana, dan Yovie Widianto. Kehadiran mereka dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia.

(Tim RZ | medialiterasi.id)

Share :

Baca Juga

ACEH

Pimred Tribunpasee: Jadikan Milad Samudra Pasai ke-800 untuk Perkuat Jati Diri dan Syariat

BERANDA

Aragón Jadi Akhir Pekan Pahit Honda Team Asia, Veda Pratama dan Zen Mitani Kehilangan Grip

ACEH

Aceh Timur Siaga Hujan Sedang Sampai Deras Hingga Pertengahan September, Waspada Banjir dan Longsor

BERANDA

Perceraian Tak Cukup Putus Nikah, Hak Nafkah hingga Harta Bersama Rawan Terabaikan di Mahkamah Syar’iyah

ACEH

Tiga Kali Ganti Bupati, Tiga Kali Ganti Camat, Jalan Rusak di Idi Tunong Tak Kunjung Perbaiki

BERITA

PERMAHI Jambi Soroti Tata Kelola dan Legalitas Koperasi Merah Putih

ACEH

Dari Warkop ke Kelas: MGMP Pendidikan Pancasila SMK Banda Aceh Dorong Guru Ajar dengan Hati

BERITA

PT PIM Luncurkan Program Kampung Mangga, 600 Bibit Kiojay Dibagikan kepada Warga Paloh Lada