MEDIALITERASI.ID | JAKSEL– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Pasar Minggu bersama unsur lima pilar melakukan penggerebekan terhadap sebuah toko obat ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi di wilayah Jati Padang, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2025).
Penggerebekan ini dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kecamatan Pasar Minggu, Didik H.C., yang didampingi oleh 10 personel Satpol PP. Kegiatan ini juga melibatkan Babinsa TNI AD Pasar Minggu, Bapak Junaedi, perwakilan Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu yang dipimpin oleh dr. Wiwit beserta dua staf, Sekretaris RW 07, LMK setempat, serta diliput oleh awak media dari Newscv dan media online.
Dalam operasi ini, tim berhasil menemukan sekitar 600 tablet obat ilegal tanpa izin edar. Selain itu, petugas juga menyita sebilah senjata tajam jenis samurai milik oknum penjaga toko yang tidak memiliki identitas resmi.
Menurut dr. Wiwit, beberapa obat yang ditemukan di lokasi termasuk dalam kategori obat keras yang seharusnya hanya bisa dibeli dengan resep dokter. Ia memperingatkan bahwa konsumsi obat tersebut tanpa pengawasan medis dapat menyebabkan efek fatal, termasuk kematian.
Kasatpol PP Kecamatan Pasar Minggu, Didik H.C., menyatakan bahwa penggerebekan ini merupakan bagian dari komitmen pihak kecamatan untuk menekan peredaran obat ilegal dan meminimalkan potensi tindak kriminalitas, terutama yang menyasar kalangan pelajar dan remaja.
“Giat ini menjadi salah satu upaya positif yang kami lakukan secara berkala untuk menjaga lingkungan yang sehat dan aman, serta melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat,” ujar Didik.
Sementara itu, oknum penjaga toko obat ilegal yang tidak memiliki identitas resmi telah diamankan oleh Babinsa TNI AD untuk dimintai keterangan dan dilakukan pembinaan lebih lanjut.
Dalam proses penggerebekan, terjadi insiden kecil ketika seorang pengendara sepeda motor yang tidak dikenal mengambil foto kegiatan tanpa izin. Petugas Satpol PP kemudian memeriksa dan meminta agar foto tersebut dihapus karena dikhawatirkan dapat mengganggu jalannya kegiatan.
Pihak RW dan LMK setempat hadir di lokasi untuk menyaksikan langsung jalannya operasi, meski tidak memberikan pernyataan resmi kepada media. Sementara itu, pihak dari Walikota Jakarta Selatan tidak hadir dalam kegiatan ini.
Kegiatan ini dinilai penting sebagai langkah antisipatif terhadap maraknya peredaran obat ilegal dan sebagai bagian dari program menjaga ketertiban serta kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Pasar Minggu. (H. Ranto)







