Home / BERITA

Senin, 1 Desember 2025 - 16:17 WIB

Juanda KTIQ Ceritakan Kondisi Bencana Aceh kepada Masyarakat Merauke


MEDIALITERASI.ID
| ACEH UTARA–  Pemuda Pelopor Aceh Utara sekaligus Founder Pusat Studi KTIQ, Juanda, S.I.Kom., yang akrab disapa Juanda KTIQ, memaparkan kondisi terkini bencana banjir di Aceh melalui sesi Live Instagram bersama akun Info Merauke Papua Selatan, Minggu malam (30/11/2025).

Dalam siaran langsung selama 30 menit yang dipandu Rizky Pattiasina, S.Kom., Juanda menjelaskan bahwa wilayah Aceh Utara termasuk salah satu daerah yang terdampak paling parah. Hingga saat ini, kata dia, sudah tercatat 48 korban jiwa dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah.

“Kondisi di Aceh, khususnya Aceh Utara, sangat mengkhawatirkan. Sudah 48 korban jiwa ditemukan. Banjir juga menimbulkan kelaparan di berbagai kecamatan karena pasokan sembako sangat sedikit dan harganya naik drastis,” ujar Juanda.

Baca Juga  Dukung Penertiban Daging Non-Halal, LPUI-SU Ajak Warga Medan Tolak Isu SARA

Ia menambahkan bahwa banyak infrastruktur dan sarana vital tidak dapat digunakan akibat banjir yang melanda hampir seluruh kecamatan.

“Akses jalan ke ibu kota provinsi terputus total karena jembatan roboh. Jalanan masih tergenang, listrik padam, internet terputus, sementara sembako dan BBM sangat langka dan mahal,” katanya.

Rizky sebagai host turut menyampaikan belasungkawa atas bencana yang terjadi di Sumatera, khususnya Aceh, serta menanyakan harapan masyarakat terkait penanganan bencana tersebut.

Menanggapi hal itu, Juanda menyampaikan bahwa masyarakat Aceh berharap pemerintah menetapkan bencana di Sumatera sebagai Bencana Nasional, agar bantuan dan penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terkoordinasi.

Baca Juga  Operasi Zebra Seulawah 2023 Polres Aceh Timur Dimulai Hari Ini, Simak Pelanggaran yang Diincar

“Harapan masyarakat Sumatera, khususnya Aceh, adalah agar bencana ini ditetapkan sebagai bencana nasional sehingga akses bantuan lebih cepat masuk dan infrastruktur vital bisa segera ditangani menggunakan APBN,” jelas Juanda.

Menutup perbincangan, Juanda menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Merauke atas dukungan dan kepeduliannya.

“Terima kasih kepada masyarakat Merauke atas perhatian dan kepeduliannya. Semoga bencana ini cepat berlalu dan hubungan persaudaraan kita sebagai bangsa tetap harmonis,” tuturnya.

Siaran langsung tersebut juga disaksikan sejumlah aktivis Merauke. Mereka menginformasikan rencana untuk menggalang donasi pada Selasa dan Rabu mendatang. (Muntazar)

Share :

Baca Juga

BERITA

Gisman Yanengga Klarifikasi Kepengurusan KAPP Papua Tengah, Minta Fince Mofu Tak Mengatasnamakan Organisasi

ACEH

Meriahkan HUT RI ke-81, DPD PKS Aceh Timur Gelar Jalan Sehat dan Bazar UMKM

BERANDA

Kejar Target Rp3.426 Triliun, Pemerintah Perluas Basis Pajak hingga Sektor Informal

BERANDA

Kapal Induk Pertama Indonesia Berlayar dari Italia, Dikawal Fregat di Laut Merah

ACEH

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Raih Serambi Award 2026 Kategori Pemimpin Inovator Transformasi Fiskal

BERITA

Kejaksaan Arab Saudi Tuntut Hukuman Mati Ulama Abdul Aziz al-Tarifi

BERANDA

Lansia di Yogyakarta Kehilangan PKH Gara-gara Masuk Desil 10, Dinsos Akan Verifikasi Ulang

ACEH

Camat Pante Bidari Lantik Pengurus Tuha Peut Gampong Blang Seunong, Tekankan Sinergi untuk Pembangunan