MEDIALITERASI. ID | ACEH UTARA – Islamic Relief Indonesia kembali menyalurkan bantuan untuk penyintas banjir dan longsor yang melanda Aceh Utara. Bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak akhir November 2025 itu telah merendam puluhan gampong, memutus akses jalan, dan memaksa ribuan warga mengungsi ke lokasi-lokasi aman.
Sebanyak 320 paket bantuan kembali disalurkan kepada warga terdampak di Desa Tanjung Dalam Selatan, Kecamatan Langkahan, salah satu wilayah yang hingga kini masih berjuang memulihkan diri setelah banjir besar menutup badan jalan dan memutus distribusi logistik.
Area Coordinator Islamic Relief Aceh, Yusrizal Nyak Puteh, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan terdiri dari kebutuhan pangan dan non-pangan yang sangat dibutuhkan warga di lokasi terdampak.
“Untuk bantuan pangan, kami menyalurkan beras, minyak goreng, biskuit, dan air mineral. Sementara untuk kebutuhan non-pangan, kami membagikan sabun mandi, gayung, sikat, dan pembalut wanita,” ujar Yusrizal.
Distribusi di lapangan turut didampingi oleh Polisi Peduli melalui Irvan, guna memastikan proses pendistribusian berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Salah seorang warga Tanjung Dalam Selatan Muhammad mengaku bantuan tersebut menjadi penolong di tengah keterbatasan pascabanjir.
“Air baru surut beberapa hari ini, tapi banyak rumah rusak dan persediaan makanan habis. Bantuan ini sangat membantu kami bertahan,” ungkapnya.
Islamic Relief juga menurunkan relawan lokal untuk mempercepat penyaluran bantuan ke titik-titik sulit yang masih sulit dijangkau kendaraan besar.
Sebelumnya, Islamic Relief juga menyalurkan bantuan di dua lokasi terdampak di wilayah Kota Lhokseumawe, yakni 149 paket di Desa Ujong Pacu dan 100 paket di Paloh Punti.
“Bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat Muslim dunia, termasuk masyarakat Indonesia. Kami memastikan setiap dukungan dapat langsung diterima mereka yang sedang menghadapi cobaan,” tambah Yusrizal.
Sebagai organisasi kemanusiaan internasional berbasis nilai-nilai Islam, Islamic Relief telah lama beroperasi di Aceh melalui berbagai program, mulai dari penyediaan air bersih, sanitasi, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan rumah layak huni bagi keluarga dhuafa.
Islamic Relief memastikan akan terus memantau kondisi penyintas di Aceh Utara dan siap menyalurkan bantuan lanjutan bila situasi kembali memburuk atau masih terdapat lokasi yang belum terjangkau. (AM)









