Home / EDUKASI

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:01 WIB

Kuliah S2 Tanpa Tinggalkan Pekerjaan: Solusi Pendidikan Fleksibel di Era Modern


MEDIALITERASI.ID
| EDUKASI
– Di tengah semakin ketatnya persaingan dunia kerja, gelar sarjana saja kerap belum cukup untuk menjawab tuntutan profesional yang terus berkembang. Kebutuhan akan peningkatan kompetensi akademik menjadi semakin penting, terutama bagi para pekerja yang ingin tetap relevan di bidangnya.

Menjawab tantangan tersebut, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menghadirkan Program Studi Magister (S2) Hukum Keluarga Islam (HKI) dengan sistem pembelajaran yang dirancang fleksibel dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern.

Program ini memungkinkan peserta untuk tetap menjalankan aktivitas pekerjaan sekaligus melanjutkan studi ke jenjang magister tanpa harus memilih salah satunya. Dengan demikian, pendidikan tinggi dapat ditempuh secara beriringan dengan karier dan tanggung jawab keluarga.

Perkuliahan Fleksibel dan Adaptif

Perkuliahan pada Program Magister Hukum Keluarga Islam dilaksanakan setiap hari Jumat dan Sabtu dengan sistem pembelajaran hybrid, yakni 50 persen daring (online) dan 50 persen luring (tatap muka).

Model pembelajaran ini memberikan ruang yang lebih luas bagi berbagai kalangan profesional, seperti aparatur sipil negara (ASN), pegawai Kantor Urusan Agama (KUA), hakim, penghulu, advokat, guru, dosen, serta pekerja profesional lainnya untuk tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa mengganggu aktivitas kerja harian.

Baca Juga  Semarakkan Ramadhan 1443 H: Perkemahan Tahfidz Remaja Islamic Center Ke-6 Lhokseumawe Dibuka

Kurikulum Berbasis Isu Kontemporer

Selain fleksibilitas waktu, program ini juga menawarkan kurikulum yang disusun sesuai perkembangan hukum dan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek hukum keluarga Islam dan hukum nasional, termasuk isu-isu kontemporer seperti perkawinan, perceraian, hak perempuan dan anak, kewarisan, hingga penyelesaian sengketa keluarga.

Pendekatan ini diharapkan mampu membekali mahasiswa tidak hanya dengan pemahaman teoritis, tetapi juga kemampuan analitis dalam menghadapi persoalan hukum yang berkembang di masyarakat.

Peningkatan Kualitas SDM

Dosen Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Bukhari, M.H., C.M., menegaskan bahwa pendidikan magister memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif.

Menurutnya, pengalaman kerja perlu didukung oleh kompetensi akademik yang kuat agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi yang lebih luas di masyarakat.

“Melanjutkan studi ke jenjang magister merupakan bentuk investasi jangka panjang. Tidak hanya meningkatkan kapasitas keilmuan, tetapi juga memperluas wawasan dan profesionalisme,” ujarnya.

Ia menambahkan, Program Magister Hukum Keluarga Islam dirancang untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan hukum keluarga yang berkembang di tengah masyarakat.

Baca Juga  Kapolres Lhokseumawe Hadiri Apel Gabungan dan Lounching Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Peluang Karier Lebih Luas

Program ini terbuka bagi lulusan S1 dari berbagai disiplin ilmu, terutama Syariah dan Hukum, yang ingin mengembangkan karier sebagai akademisi, peneliti, hakim, advokat, mediator, penghulu, konsultan hukum, maupun profesi lain yang berkaitan dengan hukum keluarga Islam.

Dengan bekal akademik yang lebih tinggi, lulusan diharapkan mampu berperan aktif dalam pengembangan hukum dan penyelesaian persoalan sosial di masyarakat.

Pendaftaran Masih Dibuka

Saat ini, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang I Program Magister Hukum Keluarga Islam masih dibuka hingga 15 Agustus 2026.

Kesempatan ini menjadi momentum bagi masyarakat yang ingin meningkatkan jenjang pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan yang sedang dijalani.

Investasi Ilmu untuk Masa Depan

Di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat, peningkatan kapasitas keilmuan menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Pendidikan tinggi tidak lagi sekadar pilihan, tetapi telah menjadi bagian penting dalam membangun daya saing profesional.

Program Magister Hukum Keluarga Islam Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe hadir sebagai salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin memperkuat kompetensi dan memperluas peluang karier di masa depan. (ADV)

Share :

Baca Juga

Wisuda 227 Lulusan, UIA Berikan Apresiasi Prodi Unggul Hadiah Umrah

BERITA

Penguatan Mutu Menuju 2030, UIA Gelar Wisuda Angkatan XXXVIII di Kampus Paya Lipah

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir
Pesona "Wasiet Pejuang": Mahasiswa MPI UIA Sabet Juara 1 Melukis Tingkat Universitas

EDUKASI

Lewat Karya “Wasiet Pejuang”, Rezha Affannur Bawa UIA Rajai Lomba Melukis Bireuen

BERITA

Meurasa HIMASOS Unimal, Satukan Mahasiswa Sosiologi Lintas Angkatan dalam Semangat Kekeluargaan

BERANDA

Resmi! Presiden Prabowo Salurkan BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja Mulai Oktober 2026

BERANDA

Bukan Tanda Gila, Ini 7 Fakta Psikologis di Balik Kebiasaan Bicara Sendiri yang Jarang Diketahui

EDUKASI

Dari Penilaian ke Asesmen, dari Hukuman ke Disiplin Positif: Menguji Wajah Baru Pendidikan Indonesia