Home / BERANDA / BERITA / MANACANEGARA / POLITIK

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:05 WIB

Komisi PBB: Israel Sengaja Targetkan Anak-anak di Gaza, Tindakan Setara Genosida

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Komisi Penyelidik PBB melaporkan Israel sengaja menargetkan anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Tindakan itu disebut komisi sebagai bagian dari genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang. Kejahatan perang juga terjadi di Tepi Barat yang diduduki.

Laporan terbaru komisi menuduh pemerintah dan pasukan keamanan Israel “secara sengaja melakukan tindakan yang menyebabkan kematian serta penderitaan fisik dan mental yang berat terhadap ratusan ribu anak Palestina”.

Baca Juga  Dukung Program Menuju Generasi Emas, Polsek Serbajadi Sosialisasi Pola Hidup Sehat dan Memberikan Makanan Tambahan Kepada Santri

Komisi menyatakan memiliki dasar kuat untuk menyimpulkan tindakan Israel merupakan strategi yang disengaja. Tujuannya disebut untuk menghancurkan masa depan rakyat Palestina di Gaza dengan menargetkan anak-anak mereka.

Pembunuhan terhadap anak-anak Palestina, menurut laporan itu, terus berlanjut meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025.

Baca Juga  BPBJ Setda Aceh Ikut Serta dalam Cerdas Cermat pada Virtual Expo SDM & Kelembagaan PBJ 2025

Kementerian Luar Negeri Israel menolak laporan tersebut. Dalam pernyataan resminya, Israel menyebut laporan itu “fitnah palsu” dan “karya propaganda yang sama keterlaluan dengan laporan-laporan sebelumnya”.

Komisi Penyelidik PBB dibentuk untuk menyelidiki pelanggaran hukum internasional di wilayah Palestina dan Israel. (AYD)

Share :

Baca Juga

ACEH

Perkara Khalwat Hotel Ayani Banda Aceh Dilimpahkan ke Kejaksaan  

ACEH

Gubernur Aceh Mualem Surat Prabowo Dorong Hilirisasi Migas Blok Andaman

ACEH

PGRI dan Bunda Guru Dilantik, Bupati Al- Farlaky Targetkan Sekolah Cetak SDM Unggul Di Aceh Timur

BERANDA

Prediksi Maroko vs Haiti 24 Juni 2026: Atlas Lions Wajib Menang, Peluang Lolos 32 Besar Hampir Pasti

ACEH

Tegakkan Hukum, Kejari Aceh Tenggara Tahan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Jembatan Rp9,9 Miliar

OPINI

Jejak Digital Tak Pernah Lupa: Mengapa Etika Bermedia Sosial Semakin Penting

BERANDA

Dorong Perang Total, Pernyataan Ben-Gvir Tuai Kritik: Israel Lebih Pilih Konflik Ketimbang Damai

BERANDA

Dua Dekade Setelah Tsunami, Solidaritas Pembaca Kompas Kembali Bangun Sekolah di Aceh Timur