Home / BERITA / MANACANEGARA

Sabtu, 4 April 2026 - 20:20 WIB

Iran Tawarkan Imbalan Rp1 Miliar untuk Tangkap Awak Jet Tempur AS yang Jatuh

MEDIALITERASI.ID | TEHERAN – Otoritas Iran menawarkan imbalan sebesar 10 miliar toman atau sekitar Rp1 miliar bagi siapa pun yang berhasil menemukan atau menangkap awak jet tempur Amerika Serikat (AS) yang jatuh di wilayahnya. Sabtu (4/4/2026)

Informasi tersebut dilaporkan operasi pencarian terhadap awak pesawat masih berlangsung intensif.

Dua pejabat AS sebelumnya mengonfirmasi bahwa jet tempur jenis F-15E dua kursi mengalami kecelakaan di wilayah Iran. Kedua awak pesawat dilaporkan berhasil melontarkan diri sebelum pesawat jatuh.

Satu awak telah ditemukan, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.

Pemerintah daerah setempat menegaskan bahwa penangkapan awak dalam kondisi hidup menjadi prioritas utama. Hal itu disampaikan oleh Gubernur Provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad di selatan Iran.

Baca Juga  Saham Lucid Meroket Akibat Meluncurkan Sedan Listrik

Di lapangan, upaya pencarian melibatkan berbagai pihak. Militer AS melakukan operasi penyelamatan, sementara otoritas Iran mengerahkan aparat keamanan serta melibatkan warga sipil dalam pencarian.

Sejumlah gambar yang diklaim sebagai puing-puing pesawat juga beredar di media sosial Iran. Namun, keaslian gambar tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Sementara itu, Gedung Putih belum memberikan keterangan rinci terkait insiden tersebut. Seorang pejabat hanya menyatakan bahwa mantan Presiden AS, Donald Trump, telah menerima laporan mengenai kejadian itu.

Baca Juga  Iran Pertimbangkan Buka Selat Hormuz, Transaksi Minyak Diminta Gunakan Yuan

Insiden ini turut memengaruhi dinamika keamanan di kawasan. Sejumlah laporan media menyebut Israel menunda rencana serangan di sekitar lokasi pencarian, meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak militer Israel.

Di sisi lain, militer AS sebelumnya membantah klaim Garda Revolusi Iran yang menyebut jet tempur Amerika ditembak jatuh di atas Pulau Qeshm, kawasan strategis di Selat Hormuz.

Peristiwa ini menambah kompleksitas ketegangan di kawasan serta meningkatkan risiko bagi personel militer yang berada di wilayah konflik. Hingga kini, operasi pencarian masih terus berlangsung dengan tekanan waktu dan situasi keamanan yang dinamis. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

PKB Aceh Timur Buka Rekrutmen Pengurus DPAC 2026-2031, Ajak Kader dan Masyarakat Bergabung

ACEH

PGRI Salurkan Bantuan untuk 58 Guru Korban Banjir di Nurussalam Aceh Timur

BERANDA

Bom Waktu di Bawah Tanah: Deretan Kebakaran Sumur Minyak Ilegal dari Blora hingga Aceh

BERANDA

4 Peristiwa Hukum Pekan Ini: Dari OTT Bupati Pemalang hingga Putusan MK Soal Anggaran MBG

ACEH

Baitul Mal Aceh Buka Investigasi Dugaan Potong Bantuan, Tegaskan Bukan Kebijakan Lembaga

ACEH

Tabrak Lari Lansia di Peureulak Timur Terungkap, Polisi Amankan Innova Hitam dan Tersangka

BERITA

1.105 Personel Gabungan Amankan Laga Aston Villa di SUGBK

BERANDA

Target 80.000 Koperasi Desa Merah Putih Berjalan, Publik Menanti Bukti Nyata di Lapangan