Home / BERITA / EKBIS / POLITIK

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:04 WIB

Iran Pertimbangkan Buka Selat Hormuz, Transaksi Minyak Diminta Gunakan Yuan

MEDIALITERASI.ID | TEHERAN – Pemerintah Iran dilaporkan mempertimbangkan untuk kembali membuka jalur pelayaran minyak di Selat Hormuz dengan syarat transaksi pembelian minyak dilakukan menggunakan mata uang yuan China, bukan dolar Amerika Serikat.

Seorang pejabat Iran menyebutkan, kapal tanker minyak kemungkinan diizinkan kembali melintas secara terbatas melalui selat tersebut selama pembayaran kargo minyak dilakukan dalam yuan. Kebijakan ini disebut sebagai upaya Iran untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS sekaligus memperkuat hubungan ekonomi dengan China.

Baca Juga  Kapuspen TNI Terima Atase Pers Kedubes AS, Perkuat Diplomasi Pertahanan Melalui Komunikasi Strategis

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi paling penting di dunia. Sekitar 20 persen pasokan minyak global setiap hari melewati perairan sempit tersebut. Karena itu, setiap gangguan di kawasan ini berpotensi langsung memengaruhi harga minyak dunia dan stabilitas ekonomi global.

Baca Juga  KOSPI Melonjak 1,59 Persen, Sentimen Damai AS – Iran Dorong Bursa Asia

Sejumlah analis menilai kebijakan tersebut, apabila benar-benar diterapkan, dapat menjadi tantangan bagi sistem perdagangan minyak global yang selama puluhan tahun didominasi oleh dolar AS atau dikenal sebagai sistem petrodolar. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Idul Adha 1447 H: Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Semarakkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

OPINI

UUPA Bukan Belas Kasihan Jakarta: Aceh Jangan Terus Dipimpin oleh Keberanian Palsu

ACEH

Sambut Idul Adha 1447 H, Bupati Aceh Timur Pusatkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

BERANDA

Pemerintah Larang Film ‘Pesta Babi’, Yasinta Moenwen Sebut Kesaksiannya Dimanipulasi

ACEH

Muda Seudang Protes Penunjukan Ketua DPW Partai Aceh Timur, Sebut Cacat Prosedur

ACEH

Pergub JKA Dicabut, ARA Alihkan Fokus ke Tambang Beutong Ateuh dan Penanganan Korban Banjir

BERANDA

Puluhan Miliar Dana OSF Mengalir ke LSM dan Lembaga Akademis Indonesia, Apa Saja Programnya?

BERANDA

Tongkang Excavator Tiba di Wanam, Proyek Pangan Papua Selatan Picu Sorotan Deforestasi