Home / BERITA

Senin, 3 Januari 2022 - 16:04 WIB

Indosat Ooredoo Gali Potensi Smart City Aceh Utara

Photo : 6 Komponen Smart City Indonesia – Indosat Ooredoo

ACEH UTARA – Indosat Ooredoo yang di wakili oleh Wendry Angga Angger Wicaksana selaku Key Account Executive bagian Dept. East Reg.al IC-Div. Buss Partner lakukan diskusi dan sharing konsep pemetaan Smart City (Kota Pintar) Aceh Utara secara daring dengan medialiterasi.id yang diwakili oleh Endang Kusmadi melaui aplikasi Meet Microsoft Teams. Senin (03/01/2022).

Indosat Tbk merupakan salah satu perusahaan penyedia jasa telekomunikasi dan jaringan telekomunikasi di Indonesia membahas potensi yang dimiliki Aceh Utara untuk menerapkan Smart City dan Smart Village.

Dalam diskusi yang dimulai dari pukul 10.00 s/d 12.00 WIB. Wendry Angga Angger Wicaksana mengatkan, Program Smart City ini memadukan semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang merupakan perangkat Pemerintah Daerah di Provinsi maupun Kabupaten/Kota sehingga tercipta kolaborasi dan transparansi informasi kepada masyarakat, dengan adanya  data center yang bermuara ke KOMINFO daerah masing – masing.

Baca Juga  PT PIM DAN GROUP BAKRIE TEKEN MOU PASOKAN BAHAN BAKU GAS

“Smart City tidak melulu tentang teknologi, tapi  mengenai pola kerja dan mindset kita. Teknologi membantu melaksanakan apa yang ingin kita lakukan untuk perubahan. Teknologi itu enablernya, sedangkan kuncinya adalah mindset, visi misi dari daerah itu, sedangkan teknologi itu yang akan membantu percepatannya”, ucapnya.

Adapun pembahasan dalam diskusi tersebut membahasn 6 pilar Program diantaranya, Smart environtment: Menyiapkan kawasan wisata prioritas menjadi kawasan yang bersih, bebas sampah, dan tertib, tanpa meninggalkan unsur tradisionalnya. Smart economy: Memastikan implementasi TIK dalam proses transaksi (cashless) berlangsung di kawasan wisata prioritas dan pemerintah daerah sekitarnya. Smart branding: Membantu pemerintah daerah pada kawasan wisata prioritas dalam meningkatkan kunjungan wisata. Smart government: Memastikan pemerintah daerah pada kawasan wisata prioritas menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara berkualitas dalam upaya pelayanan publik yang baik. Smart society: Memastikan masyarakat tujuan wisata prioritas dan kawasan sekitarnya memiliki kapasitas unggul dan mampu menjadi tuan rumah yang baik. Dan Smart living: Mendorong situasi kawasan wisata prioritas yang kondusif dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan, melalui penyediaan transportasi, logistik yang tentram, aman, dan ramah.

Baca Juga  Bupati Aceh Timur Sambut Kunker Mendagri dan Mensos, Bantuan Rp100,97 Miliar Disalurkan

Selain membahas Smart City dan Smart Village di Aceh Utara, dikusi tersebut juga membahas potensi lain di Aceh, seperti khas nya kopi Gayo dan Tembakau yang menjadi primadona Masyarakat Aceh yang dikenal dunia sebagai bahan e-commerce untuk peningkatan ekonomi.

Reporter : (Ek) | Photo : Materi Diskusi Indosat Ooredo | Editor : Miranda

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.131 Personel untuk Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

BERITA

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan Narkoba Rp235 Miliar di Bakauheni, 24 Tersangka Ditangkap

BERANDA

Drama Toronto! Gol Menit Akhir Caleb Yirenkyi Tumbangkan Panama, Ghana Raih 3 Poin Pertama Piala Dunia

ACEH

Bismillah Menjadi KM Nol Islam: Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Peradaban Peureulak di Haul Sultan ke-1224

BERANDA

Diaspora Aceh: Dari Pengungsi Konflik hingga Akademisi Dunia, Mengapa Mereka Merantau?

BERANDA

Diskualifikasi Uriarte Guncang Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Untung, Tapi FIM Steward Dinilai Telat & Tak Transparan

ACEH

Ulama Aceh Timur Desak Mahkamah Syar’iyah Terapkan Syariat Kaaffah: Mediasi, Wali, Iddah dan Nasab Jadi Kunci

BERANDA

Prediksi Portugal vs RD Kongo 18 Juni: Ronaldo Cs Diunggulkan Raih 3 Poin Perdana Grup K Piala Dunia 2026