Home / BERITA / EKBIS

Senin, 23 Maret 2026 - 11:47 WIB

Impor 105 Ribu Pickap Mahindra dari India Ditunda

Medialiterasi.id | Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa kebijakan impor 105 ribu unit mobil pickap asal India bukan merupakan kewenangan Kementerian Koperasi. Ia juga menyebutkan bahwa rencana tersebut saat ini telah ditunda.

“Itu bukan wewenangnya Kementerian Koperasi. Jadi, sudah diputuskan ditunda sampai menunggu Pak Presiden datang,” kata Ferry saat ditemui di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Rencana impor mobil dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) sebelumnya dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Perusahaan tersebut mendapat mandat untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih beserta fasilitas pendukungnya.

Baca Juga  Disambut Kalungan Bunga di Pendopo, Pemkab Sumenep Apresiasi Valen dan Mila

Dalam rencana tersebut, PT Agrinas Pangan Nusantara memesan 35 ribu unit mobil pickup Mahindra Scorpio serta 70 ribu unit truk merek Tata Motors dengan total anggaran mencapai Rp24,66 triliun.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, sebelumnya meminta pemerintah menangguhkan rencana impor tersebut. Ia menilai kebijakan itu perlu dikaji lebih lanjut bersama Presiden Prabowo Subianto, yang saat ini tengah melakukan kunjungan ke luar negeri.

“Presiden tentu akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri,” ujar Dasco di Kompleks DPR, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Sementara itu, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyatakan pihaknya akan mengikuti setiap keputusan pemerintah dan DPR.

Baca Juga  PWDPI Lonching Badan Usaha, Modal Rp.6 Juta Dapat Motor Fazzio

“Kami taat, setia, dan loyal kepada negara serta rakyat,” ujarnya.

Rencana impor tersebut juga menuai kritik dari kalangan pelaku industri. Sejumlah pabrikan otomotif yang telah berinvestasi di Indonesia dinilai mampu memenuhi kebutuhan kendaraan untuk program Koperasi Merah Putih tanpa harus bergantung pada impor.

Dasco pun merekomendasikan agar pembahasan teknis terkait impor kendaraan ini dilakukan secara komprehensif bersama Presiden, dengan mempertimbangkan kondisi dan kapasitas industri otomotif nasional. (**)

Share :

Baca Juga

ACEH

Terus Berikhtiar untuk Rakyat! Bupati Iskandar Al-Farlaky Konsisten Perjuangkan Bantuan Jadup Korban Banjir

BERITA

45 Santri Misbahul Ulum Tampilkan Silat Tapak Suci pada Hari Santri Nasional 2026

BERITA

Polda Metro Jaya Sita Lebih dari 7 Juta Butir Obat Keras Ilegal, 16 Orang Diamankan

ACEH

Bantuan UMKM Pusat di Aceh Timur Dikeluhkan, Pedagang Kecil Keluhkan Syarat Administrasi NIB

ACEH

Hadiri Maulid dan Pengajian Asy-Syifa, Wabup Aceh Timur Ajak Ulama Perkuat Dakwah Etika Bermedsos

ACEH

Bupati Aceh Timur Pastikan Kembali ke Jakarta November, Tagih Bantuan Jadup dan Stimulan Banjir

ACEH

Bunda PAUD Julok Sambangi SD/MI Ajarkan Edukasi Konservasi Sejak Dini

ACEH

Bupati Al-Farlaky Timbun 1.200 Meter Jalan Lhok Dalam–Panton Rayeok M