MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe menggelar diskusi bertema “Berhukum dengan Nurani, Dialog untuk Negeri” di lobi Fakultas Syariah, Kamis pagi (17/7).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Dr. Bukhari, M.H., CM, seorang akademisi dan pakar hukum Islam yang dikenal dengan pemikiran kritis dan komitmen terhadap nilai-nilai keadilan.
Dalam pemaparannya, Dr. Bukhari menekankan pentingnya menjadikan nurani sebagai landasan dalam penegakan hukum. “Hukum bukan sekadar teks, tapi juga konteks. Ia bukan hanya aturan, melainkan juga rasa keadilan. Di tengah kompleksitas hukum modern, nurani menjadi kompas moral dalam menyuarakan kebenaran,” ujar Dr. Bukhari yang disambut antusias oleh peserta.
Diskusi berlangsung selama dua jam dan diikuti oleh mahasiswa lintas program studi, dosen, serta aktivis kampus. Sesi tanya jawab berjalan interaktif, menghadirkan tanggapan-tanggapan kritis dan reflektif dari peserta, terutama terkait penerapan hukum Islam dalam konteks sosial dan politik di Indonesia, khususnya di Aceh.
Ketua HMJ Fakultas Syariah dalam sambutannya menyampaikan bahwa diskusi ini merupakan bagian dari program POH Cakra (Pojok Hukum dan Cakrawala Pemikiran), yang bertujuan mendorong nalar kritis mahasiswa serta memperkuat keberpihakan pada nilai keadilan.
“Kami ingin menciptakan ruang dialektika di luar kelas, agar hukum bisa dibicarakan dalam konteks kebangsaan dan kemanusiaan,” ujar Ketua HMJ.
Diskusi ini diharapkan menjadi awal dari gerakan intelektual yang melahirkan generasi ahli hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga peka terhadap nurani sosial dan keadilan substantif. (BK)







