Medialiterasi.id | JAKARTA – Gerakan Maritim Pejuang Laut Anies Muhaimin (Gema Pelaut AMIN) telah secara resmi mendeklarasikan dukungan mereka untuk pasangan calon presiden Anies Baswedan dan calon wakil presiden Muhaimin Iskandar. Dalam deklarasi yang diadakan di Rumah Pemenangan Timnas AMIN, Jakarta Pusat, kelompok ini menyatakan komitmen untuk memenangkan pasangan calon yang dikenal dengan sebutan AMIN. Gema Pelaut AMIN menetapkan target ambisius yaitu meraih dukungan sebanyak 5 juta suara dari kelompok maritim pada pemilihan presiden yang akan berlangsung pada 14 Februari.
Gema Pelaut AMIN terdiri dari berbagai elemen di sektor maritim, termasuk nelayan, petani garam, pembudidaya lobster, pengusaha galangan kapal, dan berbagai asosiasi lainnya yang bergerak dalam bidang maritim. Koordinator Forum Perjuangan Anies-Muhaimin (Forju AMIN) Pusat, Winston Herlanjaya, menyoroti bahwa dukungan ini bukan semata-mata retorika, melainkan berasal dari kelompok-kelompok masyarakat maritim yang memiliki keberagaman profesi dan keahlian di sektor ini.
Dalam pernyataannya, Winston Herlanjaya mengungkapkan bahwa Gema Pelaut AMIN menargetkan meraih dukungan sebanyak lima juta suara dari kelompok maritim untuk pasangan Anies-Muhaimin. Dia optimistis bahwa dukungan ini dapat tercapai, bahkan memasukkan perkiraan bahwa 90 persen dari kelompok maritim yang terlibat dalam Gema Pelaut AMIN akan memberikan dukungan tersebut. Target ini diumumkan dalam acara deklarasi dukungan yang berlangsung pada Rabu, 24 Januari 2024.
Ketua Gema Pelaut AMIN, Rusdianto Samawa, menyampaikan bahwa dukungan dari kelompok maritim tersebut didasarkan pada pembacaan visi dan misi dari pasangan calon AMIN. Dia menyatakan kesesuaian pandangan dengan program agromaritim yang menjadi salah satu fokus utama dari AMIN. Rusdianto menggarisbawahi bahwa para masyarakat pesisir merasa diwakili oleh program-program AMIN, termasuk pembangunan sentra mini bahan bakar, pemberdayaan masyarakat pesisir, dan pembentukan koperasi melalui kebijakan yang melibatkan asosiasi.
Dalam konfirmasi lebih lanjut, Rusdianto Samawa menegaskan komitmen Gema Pelaut AMIN dengan menyatakan bahwa mereka akan memberikan dukungan sebanyak lima juta suara untuk pasangan AMIN. Selain itu, dalam upaya menjaga transparansi dan keabsahan pemilihan, mereka berjanji menyumbangkan satu juta saksi untuk mengawal suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal ini dianggap sebagai kontribusi nyata dari kelompok maritim untuk memastikan integritas pemilihan presiden.
Dewan Pakar Timnas AMIN, Supomo, menyambut baik dan mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Gema Pelaut AMIN. Dia menggambarkan dukungan ini sebagai potensi besar yang dapat signifikan dalam menambah perolehan suara pasangan Anies-Muhaimin. Supomo juga menyampaikan bahwa dukungan sebesar lima juta suara dan satu juta saksi dari kelompok maritim seperti Gema Pelaut AMIN dianggap sebagai kapal induk yang dapat membawa perubahan yang signifikan.
Winston Herlanjaya menutup pernyataannya dengan harapan besar bahwa pada tanggal 14 Februari, suara dari kelompok maritim yang tergabung dalam Gema Pelaut AMIN akan memberikan dukungan kuat untuk pasangan AMIN. Dia menggambarkan perubahan besar yang mungkin terjadi sebagai hasil dari partisipasi aktif dan dukungan nyata dari berbagai lapisan masyarakat maritim. Sementara itu, tantangan menuju pemilihan presiden tetap ada, dan Gema Pelaut AMIN mengajak masyarakat untuk bersatu guna mencapai tujuan bersama, yaitu mewujudkan perubahan positif di negeri ini. [endæ]







