Home / BERITA

Minggu, 2 Oktober 2022 - 15:06 WIB

Dua Polisi Meninggal di Kerusuhan Kanjuruhan

MALANG – Setelah kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang mereda, identitas korban meninggal dunia mulai teridentifikasi. Dari 127 korban tewas, 2 orang di antaranya adalah anggota polisi.

Satu dari dua anggota polisi yang meninggal diketahui adalah Brigadir Andik Purwanto, anggota Polres Tulungagung. Sedangkan satu lagi diketahui bernama Briptu Fajar dari Polres Trenggalek.

Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto membenarkan bahwa salah satu korban meninggal adalah anggota Polres Tulungagung yang saat ini bertugas di Polsek Sumbergempol. “Benar,” kata Kapolres AKBP Eko Hartanto, Minggu (02/10/2022).

Kapolres Tulungagung masih berduka dan belum bisa memberikan komentarnya terkait kerusuhan yang mengakibatkan anggotanya turut kehilangan nyawa saat bertugas di Stadion Kanjuruhan. Brigadir Andik termasuk polisi yang diperbantukan ke Polres Malang untuk mengamankan pertandingan Arema Vs Persebaya yang berakhir kekalahan Arema dengan skor 2-3.

Baca Juga  Ratusan Batang Tanaman Ganja Ditemukan di Kebun Warga

Sementara itu, Kapolsek Sumbergempol Iptu Guruh Yudhi Setiawan mengatakan, sesuai rencana, jenazah Brigadir Andik Purwanto akan dipulangkan ke rumah duka di Desa Tambakrejo hari ini.

Guruh juga mengirimkan ucapan duka dari kapolres Tulungagung atas meninggalnya anggota yang dikenal religius tersebut. Selain itu, video pendek yang dikirimkan Guruh menggambarkan bahwa Brigadir Andik merupakan anggota yang sangat memperhatikan ibadahnya dalam tugas dan keseharian.

Baca Juga  Puslitbang Polri Gelar FGD Strategi Pemberdayaan SDM dan Dukungan Ketahanan Pangan Polres Metro Bekasi Kota

Sebelumnya Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan berdasarkan data yang diperoleh dari anggotanya, ada 127 korban jiwa dalam kerusuhan Kanjuruhan. Dari ratusan korban tersebut, dua di antaranya anggota Polri.

“Ada 127 orang meninggal dunia, 2 di antaranya anggota Polri. Sebanyak 34 meninggal di stadion, lainnya di rumah sakit,” ujar Nico, Minggu (2/10/2022) pagi di Mapolres Malang.

Reporter : EK | Photo : Ist

Share :

Baca Juga

BERANDA

Prediksi Maroko vs Haiti 24 Juni 2026: Atlas Lions Wajib Menang, Peluang Lolos 32 Besar Hampir Pasti

ACEH

Tegakkan Hukum, Kejari Aceh Tenggara Tahan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Jembatan Rp9,9 Miliar

OPINI

Jejak Digital Tak Pernah Lupa: Mengapa Etika Bermedia Sosial Semakin Penting

BERANDA

Dorong Perang Total, Pernyataan Ben-Gvir Tuai Kritik: Israel Lebih Pilih Konflik Ketimbang Damai

BERANDA

Dua Dekade Setelah Tsunami, Solidaritas Pembaca Kompas Kembali Bangun Sekolah di Aceh Timur

ACEH

Bustami Nahkodai PGRI Aceh Timur 2024–2029, Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Guru

ACEH

Perjuangan Pembaca Kompas Wujud: SDN Teumpeun Aceh Timur Dibangun Ulang Pasca Banjir 2025

ACEH

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Bupati Al-Farlaky: Investasi Masa Depan Generasi