Home / BERANDA / BERITA / BREAKING NEWS / NASIONAL

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Gempa M7,7 Guncang NTT, 1 Orang Tewas dan Ribuan Warga Evakuasi, Peringatan Tsunami Dicabut

MEDIALITERASI.ID | NTT — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, empat lainnya luka-luka, dan sekitar 2.000 warga mengungsi menyusul peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan BMKG.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 05.58 WITA di kedalaman 15 kilometer. Pusat gempa berada di 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT.

“Hingga pukul 07.07 WIB, kami mencatat ada 37 gempa susulan dengan magnitudo 3,7 sampai 6,2,” demikian laporan BMKG.

BMKG sempat menerbitkan peringatan dini tsunami pascagempa. Namun peringatan tersebut dinyatakan berakhir beberapa saat kemudian setelah pemantauan muka laut.

Baca Juga  Kodim 0103/Aceh Utara Gelar Kegiatan “BINKATPUAN” Keluarga Besar TNI Tahun 2021

 

1 Tewas, 4 Luka

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi adanya korban jiwa. Data terbaru menyebutkan satu orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka.

Sebelumnya otoritas terkait sempat menyebut korban tewas berjumlah dua orang.

“Korban meninggal dunia merupakan warga Kabupaten Sikka, sementara korban luka tercatat di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Nagekeo,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam keterangan pers, Sabtu.

 

Ribuan Mengungsi dan Kerusakan Ringan

Pasca gempa dan peringatan tsunami, sekitar 2.000 warga di Kabupaten Nagekeo melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih tinggi sebagai langkah kewaspadaan. Di Kota Bima, BNPB mencatat satu kepala keluarga atau enam jiwa terdampak.

Baca Juga  Personel Brimob Polda Metro Jaya Raih Emas dan Perak di Karate SENKAIDO Cup 2025

Tim gabungan masih melakukan pendataan di lapangan. Kerusakan sementara yang teridentifikasi meliputi:

– Rumah: 2 unit rusak berat, 1 unit rusak sedang, 2 unit rusak ringan

– Fasilitas umum: 3 unit rusak ringan

– Kantor pemerintahan: 6 unit terdampak

– Gudang: 1 gudang Bulog terdampak

BNPB mengimbau warga tetap tenang dan mengikuti arahan petugas. Masyarakat di pesisir diminta tidak kembali ke rumah sebelum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait kondisi aman.

Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan korban dan kerusakan masih berlangsung.(*)

Share :

Baca Juga

BERITA

Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 412 Butir Tramadol dan Hexymer

BERITA

Ketua KONI Aceh Saiful Bahri Terima Penghargaan Haornas 2026

ACEH

Pisah Sambut Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi kepada AKBP Aris Cai Dwi Susanto

BERITA

Isu Perceraian Mualem dan Bunda Salma Dibantah, Disebut Tidak Benar

BERITA

Ketua Sinode Baptis Papua: OAP Berasal dari Ras Melanesia dan Memiliki Identitas Budaya Papua

ACEH

Mualem Percepat Penataan HGU dan Lahan Reintegrasi, BRA Diberi Waktu Sepekan

BERITA

Polda Metro Jaya Siagakan 17.800 Personel Amankan Laga Persija–Persib di GBK

BERITA

Jaga Iklim Usaha, Kapolri Perintahkan Jajaran Tindak Pungli dan Premanisme