Home / BERITA

Selasa, 27 Desember 2022 - 12:03 WIB

Badriah Thalib Korban KDRT Menjadi Wanita Tangguh dan Ispiratif

Khuzaimah (kiri), Badriah Thalib (tengah), Muhammad Zulfani (Kanan)

ACEH UTARA – Badriah Thalib (48) merupakan salah satu sosok wanita tangguh dan inspiratif dari Aceh Utara yang awalnya merupakan korban Kekerasan Dalam RumahTangga (KDRT) yang kini menjabat sebagai Sekretaris Eksekutif di lembaga Relawan Perempuan Untuk Kemanusiaan (RPUK).

Dalam kesempatan ini, Muhammad Zulfani selaku sekretaris umum BEM FH (Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum) mewawancarai langsung Badriah Thalib di salah satu warung kopi di desa Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Batu, Krueng Mane pada Senin (26/12/2022)

Pada pertemuan tersebut Badriah mengaku dirinya merupakan salah satu perempuan yang menikah di usia dini karena perjodohan yang dilakukan oleh keluarga besarnya, selain itu orang tuanya juga tidak mengizinkan Badriah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan, sehingga dirinya memutuskan untuk menikah muda.

Tanpa segan, Badriah menceritakan mengenai alasan mengapa keluarganya kala itu tidak mengizinkan dirinya untuk melanjutkan hingga mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

“Dalam keluarga saya, orang tua saya beranggapan, anak perempuan jika sudah bisa membaca dan menulis sudah cukup asalkan tidak dapat dibohongi sama orang lain”, cerita Badriah.

Baca Juga  Perdana PT PIM Raih Penghargaan Proper Hijau Dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Badriah mengaku sempat merasa kecewa,  ketika cita-citanya menjadi seorang guru harus dikuburkan lantaran dinikahkan di usianya yang masih muda melalui perjodohan yang dilakukan oleh keluarga besarnya.

Seiring berjalan waktu Badriah mampu membalikkan keadaan dari seorang korban KDRT kini mampu menjadi Sekretaris Eksekutif di RPUK (Relawan Perempuan Untuk Kemanusiaan) yang sudah mendampingi lebih dari 500 korban baik kasus seksual maupun KDRT

Bukan hanya sebagai Sekretaris Eksekutif RPUK tetapi beliau juga pernah mendapatkan beberapa penghargaan seperti: Penghargaan perempuan Aceh Award pada tahun 2015, penghargaan perempuan berani bersuara pada tahun 2022 dari KEMEN PPA, penghargaan Kartini Aceh pada tahun 2022 dari nasional.

Bahkan dirinya tidak percaya sama sekali dengan hasil yang didapatkan saat ini yang dulunya hanya seorang perempuan desa dan salah korban KDRT mampu bangkit hingga saat sekarang.

Baca Juga  PW Pemuda Pujakesuma Sumut Menyatakan Diri Siap Dukung Pilkada Damai 2024

“Kita tidak pernah tahu skenario Allah itu bagaimana jika dulu saya tidak bangkit dari permasalahan hidup maka seorang Badriah tidak pernah mendapatkan pencapaian tersebut”, Ucapnya

Dalam pertemuan singkat tersebut Badriah juga menyampaikan pesan kepada perempuan diluar sana yang mengalami hal yang serupa dengannya untuk tidak takut bersuara dan menceritakan permasalahan yang dialami baik KDRT maupun Kekerasan Seksual .

Pada sosialisasi tanggal 5 Desember lalu yang dilaksanakan di Desa Meunasah Lhok oleh pihak RPUK dan Mahasiswa yang di ikuti oleh masyarakat setempat dalam agenda membahas tentang UU TPKS NO.12 Tahun 2022 silam.

Dalam kesempatan yang sama sekretaris umum BEM FH, Zulfan mengaku terinspirasi dari kisah dan perjalanan hidup Badriah untuk menjadi sosok wanita tangguh.

“Saya terinspirasi dari kisah beliau, sehingga saya mengajak nya untuk memberi contoh yang positif bagi perempuan diluar sana yang mengalami hal serupa”, tutur Muhammad Zulfani.

Kontributor : Muhammad Zulfani | Photo : Zulfan | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

ACEH

Warga Desak Transparansi PSR, Dinas Perkebunan Aceh Timur Diminta Buka Data Hibah Miliaran

BERITA

National Law Forum 2026 Bahas Tata Kelola AI dan Kedaulatan Digital Indonesia

ACEH

DPW Partai Aceh Dukung Penuh DOB Peureulak Raya: “Untuk Kesejahteraan Masyarakat”

BERANDA

Gaspol di MotorLand Aragon: Veda Ega Bidik Poin, Perebutan Podium MotoGP 2026 Makin Panas

ACEH

Duka Pante Panah: Sambaran Petir Tewaskan 1 Orang, 2 Korban Dirawat di RSUD Zubir Mahmud*

ACEH

Bupati Al-Farlaky Kebut Huntap Pascabanjir: Data Harus Akurat, Kualitas Jangan Dikompromi

ACEH

Mualem Rotasi Nasir dari Sekda ke Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh

ACEH

Dibawa ke Lahan Kosong Belakang Sekolah, Siswa SMAN di Bener Meriah Dikeroyok Senior Hingga Kritis