Home / BERITA

Selasa, 30 Agustus 2022 - 15:46 WIB

Anggota DPRK Fraksi Nasdem Berharap CSR Sasar Pembangunan Ekonomi Masyarakat Miskin

ACEH TIMUR – Menanggapi pemberitaan beberapa media online terkait dengan isu dana CSR yang diduga selama ini tidak transparan, mendapat kritikan keras dari pengurus Aliansi Wartawan Aceh Independen (AWAI) beberapa waktu lalu mendapat dukungan dan respon dari anggota DPRK Aceh Timur fraksi partai Nasdem Zulfadli. Hal tersebut disampaikan oleh oyong kepada awak media ini lewat telepon selulernya, Selasa (30/08/2022)

Zulfadli atau kerap disapa dengan sebutan Oyong itu menuturkan, dirinya sangat mendukung upaya Jurnalis mengangkat terkait dengan dugaan penggunaan dana CSR di Aceh Timur selama ini dianggap tidak transparan.

“Kita sangat mendukung upaya teman teman media yang sudah memberitakan terkait dengan Dugaan dana CSR di Aceh Timur selama ini tidak transparan, dan bahkan banyak informasi yang beredar Forum CSR tidak tahu berapa banyak perusahaan yang memberikan CSR”, papar Oyong.

Anggota DPRK Fraksi Nasdem itu menilai, masih banyak perusahaan yang beroperasi di Aceh Timur kurang aktif dalam pemberian dana CSR. Menurutnya perlu mendesak Pj Bupati Aceh Timur untuk membentuk kembali Forum CSR di Aceh Timur untuk bertanggung jawab terhadap pengelolaan dana CSR yang akan diberikan oleh pihak perusahaan nantinya.

Baca Juga  Pemprov Sumut Pastikan Penunjukan Plt Direktur PDAM Tirtanadi Sudah Sesuai Aturan

Oyong berharap dengan adanya forum CSR yang baru nantinya, bisa bekerja ekstra untuk memanggil pihak perusahaan dan mempertanyakan kejelasan tentang CSR, dan kedepannya CSR tersebut disalurkan melalui forum resmi.

“Jangan mereka (red. pihak perusahaan) menyalurkan sendiri, tanpa ada kejelasan penerima dan tanpa kejelasan berapa jumlah CSR yang seharusnya dibayarkan oleh perusahaan itu sendiri” ujarnya.

Zulfadli menambahkan, pembentukan kembali forum CSR ini dengan melibatkan banyak pihak, seperti LSM dan wartawan dan wakil rakyat sesuai dapilnya masing-masing, supaya bisa lebih terbuka ke publik terkait dengan CSR yang diberikan oleh perusahaan, dana CSR ini tidak boleh dikelola oleh oknum atau perorangan, imbuhnya.

Dengan adanya forum CSR ini, tentunya CSR itu bisa disesuaikan, yakni bisa dilakukan pemerataan dan fokus kepada masyarakat miskin, terutama sekali warga sekitar perusahaan tersebut beroperasi, dan yang terpenting harus transparan dan akuntabel, ujar anggota dewan komisi II dari Fraksi partai Nasdem tersebut.

Baca Juga  Perwakilan Kemensos RI, Kunjungi Rumah Penderita Tumor Aceh Timur

“Berikan sanksi tegas apabila ada perusahaan nakal yang tidak mau memberikan dana CSR nya, karena selama ini ada informasi ke kami wakil rakyat, ada perusahaan aktif yang tidak memberikan CSR, kita minta Pj Bupati harus tegas terhadap hal tersebut, kami sebagai wakil rakyat tentunya kami akan memihak kepada rakyat, dan kita berharap Pj bupati juga demikian”, tegas Oyong.

Perlu upaya pemerataan kepada rakyat untuk dapat menikmati hasil ke keuntungan yang selama ini mencakup angka miliaran rupiah, menurutnya jangan hanya di jalankan dengan program-program tertentu saja dengan hasil mufakat kepada beberapa oknum tertentu saja.

Oyong berharap, dana CSR yang ada di Aceh Timur bisa tersalurkan ke program – program yang lebih berdampak besar terhadap pembangunan ekonomi masyarakat miskin, pungkas anggota DPRK fraksi partai Nasdem.

Reporter: ZAS | Photo : Zulkifli | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

ACEH

BPMP Aceh dan Disdikbud Aceh Timur Gelar Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran PAUD dan SD

ACEH

Gayo Lues Digoyang Gempa 5,6 Magnitude, Getaran Terasa hingga ke Idi Rayeuk 

BERANDA

Kepala BGN Nanik Sudaryati Mundur karena Alami Sakit Jantung, Ditunjuk Prabowo Pimpin Dewan Pengawas

ACEH

Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026 Angkat Tet Pulot, Pulot Ijo, dan Warisan Kuliner Leluhur di Idi

ACEH

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kediaman Bupati Al-Farlaky Berlangsung Meriah

ACEH

Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan Tewaskan 3 Orang, Diduga dari Jaringan Gas

ACEH

Realisasi Belanja Pemkab Aceh Timur Capai Rp716,91 Miliar hingga Juli 2026

BERANDA

Ledakan Keras Guncang Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Rusak