Home / BERITA

Sabtu, 9 April 2022 - 12:57 WIB

Akibat Marcon, Geuchik Desa Buket Dilaporkan Kepihak Berwajib

Photo : Ilustrasi Google

ACEH UTARA – Geuchik Desa Buket M Ali dilaporkan ke pihak yang berwajib oleh salah satu warga karena tidak terima anaknya di tampar disaat membakar marcon.

Dihebohkan kasus penganiayaan anak berinisial MN yang masih berusia (13) yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama saat ini.

M Ali tidak menampik perihal kejadian tersebut, namun dirinya membantah sudah melakukan penganiayaan terhadap warganya, papar M Ali kepada awak Medialiterasi.id disaat melakukan wawancara pada Sabtu Sore (9/4/2022)

Selaku Geuchik Desa Buket menjelaskan, dirinya sudah melarang sebelumnya untuk tidak membakar marcon di desanya karena dapat mengganggu ketentraman warga.

Baca Juga  Bahas Venue PON Aceh-Sumut, Pj Gubernur Bertemu Menteri PUPR RI di Jakarta

M Ali juga mengatakan pembakaran marcon sudah terjadi beberapa malam sebelumnya, sehingga beberapa warga didesanya merasa terganggu dan mengeluh kepadanya.

“Pembakaran marcon itu, bukan kali itu saja, tapi sudah beberapa malam bahkan dilakukan disaat shalat magrib menuju shalat tarawih”, papar M Ali

Lebih lanjut Geuchik Desa Buket menjelaskan kejadian itu berawal disaat dirinya pulang dari meunasah dan melihat anak – anak sedang membakar marcon, M Ali sempat menegur namun anak – anak tersebut tidak menghiraukannya, bahkan melempar marcon didekatnya.

“Ketika itu saya pulang dari meunasah, saya lihat ada anak – anak kecil berkumpul membakar marcon lalu saya larang karena dapat mengganggu suasana bulan Ramadhan dan ditakutkan terlempar kerumah warga sehingga terjadi kebakaran”, jelasnya.

Baca Juga  Motif Anwar Meninggal Tergantung di Tangga Lantai Dua Belum Diketahui

Menyikapi isu yang sudah beredar di media bahwa dirinya tidak melakukan penganiayaan terhadap salah satu warganya, dirinya mengatakan tidak melakukan penamparan kepada korban namun hanya menepisnya.

“Saya tepis dia, bukan saya tampar, saya tepis buka saya tampar dan bukan penganiayaan” ucap Geuchik Desa Buket.

M Ali selaku Geuchik setempat menyayangkan sikap warga yang tidak mengambil sikap musyawarah dengan pihak aparatur desa, sebelum dilaporkan ke pihak yang berwajib, tutupnya

Reporter : Endang | Foto : (Ilustrasi) Google

Share :

Baca Juga

ACEH

Antar Langsung ke Dayah, Ketua PKK Aceh Timur Pastikan Korban Kekerasan Dapat Perlindungan Penuh

ACEH

Bupati Aceh Timur Terbitkan Teguran Keras: Pelaku Usaha Dilarang Buang Sampah Sembarangan

ACEH

Kesalahpahaman Warnai Aktivitas MBG Paya Bujok Seulemak, Berakhir dengan Musyawarah.

ACEH

76 Santri Wustha dan Ulya SPM YPI Darussa’adah Idi Cut Diwisuda, Bupati Alfarlaky Minta Alumni Jaga Almamater

BERITA

42 Tim dari Berbagai Kampus Bersaing, Hanya 10 Lolos ke Final Lomba Esai Nasional FKIP Unimal

ACEH

Diduga Mabuk, 4 Mahasiswa Unimal Ribut dengan Warga di Dewantara, Rektor Tempuh Jalur Damai

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Pendaftaran Calon Anggota Periode 2026-2031, Ini Syarat dan Jadwalnya

ACEH

Polres Aceh Timur Gelar Perkara Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMP di Idi Tunong, Status Hukum AS Ditentukan Jumat