Home / OPINI

Selasa, 7 Februari 2023 - 02:28 WIB

HA HA HA HUTAHAEAN JADI KADER GERINDRA

by M Rizal Fadillah*

OPINI – Ingin berdecak kagum tidak mampu, ingin mengungkap rasa kaget tak perlu, ingin tepok jidat ah terlalu, senyum dikit malu-malu, akhirnya tertawa terbahak-bahak ha ha ha. Ferdinand Hutahaean masuk Partai Gerindra. Karena kagum pada Prabowo katanya ha ha ha

Bukan tidak boleh masuk partai apapun mau partai besar atau kecil, grosir atau eceran. Tetapi fenomena kekinian yang patut dikoreksi. Betapa mudah orang pindah Partai Politik. Demi perlindungan diri atau kepentingan pribadi.

Baru menyatakan masuk Gerindra Hutahaean langsung tancap gas menyerang Anies soal isu hutang ke Sandiaga Uno. Seperti anak kecil bahagia menemukan mainan. Menyerang dengan berlindung di Partai. Membela Uno seolah paling tahu daleman Partai Gerindra. Sok tahu lu, Hutahaean.

Baca Juga  Gubernur Aceh 2024 -2029: Orang yang Mampu Mewarnai dan Bukan yang Bisa Diwarnai

Mantan Napi ini awalnya kader Partai Demokrat mungkin karena dulu kagum pada SBY sekarang menjadi kader Partai Gerindra karena kagum pada Prabowo. Besok bisa jadi menjadi kader Partai Linglung karena kagum pada Pak atau Bu Pikun.

Budaya politik pragmatik merajalela, Partai menjadi barang murahan. Entah demi apa Prabowo senang jika Kaesang putera Jokowi dapat masuk Partai Gerindra. Kemarin Ridwan Kamil yang semula didukung Partai Nasdem berpindah ke Partai Golkar. Tanpa proses kaderisasi langsung jadi petinggi. Benar itu adalah hak tetapi ini adalah budaya politik buruk. Pragmatik.

Hutahaean masuk Partai Gerindra adalah hak yang tidak seorangpun berhak untuk melarang. Hanya diprediksi Partai Gerindra akan rugi dan terdampak oleh sikap dan gaya politik Ferdinand Hutahaean. Kontroversinya telah membawa Hutahaean ke penjara.

Baca Juga  Presiden Prabowo dan Mimpi Besar Rakyat Indonesia

Ia pernah menyebut JK sebagai si Caplin, hanya sayang laporan putera JK tidak diproses. Memfitnah Anies Terima hadiah rumah dari pengembang reklamasi. Menyerang KH Ma’ruf Amin dengan sebutan “infrastruktur langit orang tua menuju akherat” dan cuitan “Alllahmu ternyata lemah”.

Hutahaean yang lemah dan menikmati meringkuk di penjara.

Hutahaean kini mencoba berlindung di Partai Gerindra. Katanya sudah ber-KTA. Nah selamat pada Partai Gerindra yang telah mendapatkan tokoh potensial, berpengaruh dan teladan bagi rakyat semesta.

Mau ketawa takut dikira tidak tahu rasa, ya buat coretan saja biar dianggap bijaksana.

 

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Bandung, 7 Februari 2023

Share :

Baca Juga

OPINI

Ketika Keramaian Bukan Jaminan Kebenaran

OPINI

Belajar dari Malikussaleh: Mengapa Peradaban Besar Sulit Kita Warisi?

BERANDA

Dikritisi Tajam: 8 Langkah Kontroversial Gianni Infantino yang Dinilai Jauhkan FIFA dari Semangat Sportivitas

OPINI

Jejak Budaya Lhokseumawe dari Masa ke Masa

BERANDA

“Fifanic” Viral, Kasparov dan Mourinho Kecam FIFA Usai Gol Mesir Dianulir di Laga Kontra Argentina

BERANDA

Dua Putra Aceh di Balik Radio Rimba Raya yang Melawan Propaganda Belanda

EDUKASI

Insinyur Hebat Lahir dari Karakter yang Kuat.

EDUKASI

Minggu Pertama Sekolah: Jangan Terburu Mengejar Materi, Bangunlah Fondasi Belajar yang Akan Bertahan Setahun