Home / BERITA

Selasa, 31 Januari 2023 - 11:29 WIB

Teroris Ledakkan Diri Saat Jamaah Sedang Shalat di Masjid

PAKISTAN – Bom bunuh diri yang mengguncang Masjid di komplek kepolisian di Peshawar mengakibatkan 59 orang meninggal dunia, 27 diantaranya polisi dan 170 orang luka – luka, ledakan bom yang meruntuhkan atap mesjid tersebut terjadi disaat sedang melakukan shalat di Masjid Ibu Kota Provinsi Khyber berjamaah pada Senin(30/01/2023)

Mengutip dari Kompas.tv , Zafar Khan selaku perwira Polisi Setempat menyebutkan, lebih dari 300 orang sedang melaksanakan shalat ketika bom bunuh diri itu terjadi.

“Ledakan bom ini meruntuhkan atap Masjdi” tutur Zafar.

Sementara salah satu polisi lainnya bernam Siddique Khan, menambahkan, dalam ledakan tersebut Noor ul Amin selaku imam shalat juga ikut kehilangan nyawa.

Baca Juga  Kabar Bahagia Dari Jokowi

Menurut laporan Associated Press, komandan Taliban Pakistan Tehreek-e-Taliban (TTP), Sabarkaf Mohmand mengklaim kelompyang melakukan aksi pengeboman itu.

Siddique menduga pelaku menyusup diantara jemaah dan meledakkan diri.

Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mengungkapkan, pelaku bom bunuh diri berdiri di barisan paling depan. Menurutnya Negara harus menindak Teroris.

“Sudah saatnya kita kembali berperang melawan terorisme”, tuturnya dalam sebuah wawancara dengan GEO TV Pakistan.

Selain itu Perdana Menteri juga mengutuk ledakan tersebut. Dirinya juga akan berkunjung untuk melihat para korban dan mempelajari lebih lanjut tentang serangan bom bunuh diri itu.

Baca Juga  Suami Irish Bella Artis Papan Atas Ditangkap Polisi

Menurutnya pembunuhan brutal terhadap Muslim yang bersujud di hadapan Allah bertentangan dengan ajaran Al – Qur’an. Dirinya mengatakan, dengan menargetkan rumah Allah merupakan suatu bukti bahwa para penyerang tidak ada hubungannya dengan Islam.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas pengeboman ini, meski Associated Pers menulis komandan Taliban Tehreek- e- Thaliban (TTP) Sabarkaf Mohmand sudah mengklaim kelompoknya mendalangi pengeboman itu.

Namun Tehreek membantah bertanggung jawab atas serangan bunuh diri itu.

“Tehreek -e-Thaliban tidak ada hubungannya dengan serang ini”, kata TTP dalam sebuah pernyataan media lokal.

Reporter : EK | Photo : Net | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERANDA

Presiden Perintahkan Darurat Gempa NTT, Wamensos Turun ke Lokasi

BERANDA

Presiden Prabowo Laporkan 121 Kebijakan Transformatif dan Rencana Besar 2027: Dari Swasembada Pangan hingga Renovasi 10.000 Puskesmas

ACEH

Klarifikasi: Berita Seorang Tokoh Meninggal Dunia Hoaks, Korban Luka Parah Masih Hidup dan Dirawat

BERANDA

Kericuhan Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Banda Aceh, Merah Putih Sempat Diturunkan

BERANDA

Gempa M7,7 Guncang NTT, 1 Orang Tewas dan Ribuan Warga Evakuasi, Peringatan Tsunami Dicabut

ACEH

Peringati 21 Tahun Damai Aceh, BMA Ajak Warga Jaga Persaudaraan dan Perkuat Kepedulian Sosial

BERANDA

Bareskrim Polri Tahan 8 ABK MV King Sun, Dalang Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin Diburu

ACEH

Kejari Langsa Selidiki Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah 2026, Plt Kadisdik Dipanggil