Home / BERITA

Rabu, 25 Januari 2023 - 02:54 WIB

Jendral KOMPII Himbau Seluruh Mantan Preman di Tanah Air Bergabung Bersamanya

Prof. Sutan Nasomal

JAKARTA – Ditengah masyarakat pada umumnya seperti mantan maling, jambret, garong, begal, dan lain-lain ditempat tinggalnya pasti dicap penjahat tetap penjahat, meski la telah bertobat dan sadar, bahkan dikucilkan inilah fatamorgana mantan penjahat.

Dasar inilah membuat Prof. Dr. Sutan Nasomal bersama rekannya Jhony Indo alm, Anton Medan alm mendirikan organisasi masyarakat yang diberi label Komite Mantan Preman Indonesia Istighfar (KOMPII) tahun 2000 silam, yang bermarkas di Jalan Raya Kalisari Cijantung No. 65, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Kota Jakarta Timur, Provinsi DK1 Jakarta.

Baca Juga  Pegawai Kemenkumham Ikrarkan Netralitas Pada Pemilu 2024

“Kita mendirikan Ormas Komite Mantan Preman Indonesia Istifar disingkat KOMPII untuk menjadi wadah para mantan preman yang dari berbagai latar belakang besic untuk mereka hidup nyaman, aman, dan layak, karena kita arahkan dan membantu bisa kerja sesuai skil yang mereka miliki”, Terang Jendral kompii Prof. Dr. Sutan Nasomal dalam jumpa pers dengan para Pimpinan Redaksi media cetak maupun online di Ibukota Jakarta, Kamis (29/12/22).

Baca Juga  54 Rumah Terdampak Banjir di Kebon Pala, Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Reporter : EK | Photo : Prof. Sutan Nasomal, | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERITA

CCTV Ungkap Kasus Tewasnya WNA Brunei di Kebayoran Baru

BERITA

Bareskrim Polri dan Kemenhut Tindak Empat WNA China Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

ACEH

KPK Temukan 99% Proyek di Aceh Lewat Penunjukan Langsung, DPRA Minta Lembaga Antirasuah Beri Pembinaan

ACEH

Baitul Mal Aceh dan FDP Salurkan Bantuan Usaha untuk Tingkatkan Kemandirian Mualaf

BERANDA

Menlu Kecam Penahanan 9 WNI Relawan Gaza oleh Israel: “Tindakan Tak Bisa Diterima”

ACEH

Idul Adha 1447 H: Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Semarakkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

ACEH

Sambut Idul Adha 1447 H, Bupati Aceh Timur Pusatkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

BERANDA

Pemerintah Larang Film ‘Pesta Babi’, Yasinta Moenwen Sebut Kesaksiannya Dimanipulasi