Home / BERITA

Kamis, 24 November 2022 - 11:07 WIB

Woww Keren!!! Ada mainan Baru di Pegunungan Tengah Papua

PAPUA – Satgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad memperkenalkan permainan tradisional kepada anak-anak di Pedalaman Papua tepatnya di Kampung Mbua, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad Letkol Inf Ricky J. Wuwung, S.Sos., M.I.P., dalam rilis tertulisnya di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua (24/11/2022).

Dansatgas mengatakan hal ini dilakukan Satgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad sebagai bagian untuk mendekatkan diri kepada warga sekitar. Permainan tradisional yang diperkenalkan adalah mobil-mobilan yang terbuat dari kayu dan kaleng bekas.

Baca Juga  Peserta Seleksi Jalur Otsus DPRK Paniai Minta Keterbukaan Tim Pansel, Pertanyakan Hasil Seleksi

Permainan tradisional ini dicirikan dengan memanfaatkan kayu dan kaleng bekas. Mainan ini kemudian dimainkan dengan cara didorong.

“Di era digital ini banyak hal yang perlu dipahami dan perkembangannya juga harus diikuti, tetapi bukan berarti melupakan hal-hal yang bersejarah di masa lalu, hal ini kami lakukan untuk mengajarkan anak-anak agar dari dini terbiasa untuk melakukan hal yang positif,” ungkap Dansatgas.

Baca Juga  Aji Aria Wiguna Dukung Kemenkum Tunda SK DPP Partai Ummat, Sengketa Masih Berproses di MA

Anak-anak terlihat sangat gembira dan antusias memainkan permainan yang sebelumnya tidak mereka ketahui sama sekali ini.

Onison (8), salah satu anak mengaku sangat merasa senang dibuatkan mainan oleh Personel Pos Kotis Satgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad.

“Saya suka memainkan mainan mobil-mobilan yang dibuatkan abang Pos dan kata abang pos nanti saat saya juga bisa jadi pembalap mobil,” pungkasnya.

Reporter : EK | Photo : Ist | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERANDA

Prediksi Maroko vs Haiti 24 Juni 2026: Atlas Lions Wajib Menang, Peluang Lolos 32 Besar Hampir Pasti

ACEH

Tegakkan Hukum, Kejari Aceh Tenggara Tahan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Jembatan Rp9,9 Miliar

OPINI

Jejak Digital Tak Pernah Lupa: Mengapa Etika Bermedia Sosial Semakin Penting

BERANDA

Dorong Perang Total, Pernyataan Ben-Gvir Tuai Kritik: Israel Lebih Pilih Konflik Ketimbang Damai

BERANDA

Dua Dekade Setelah Tsunami, Solidaritas Pembaca Kompas Kembali Bangun Sekolah di Aceh Timur

ACEH

Bustami Nahkodai PGRI Aceh Timur 2024–2029, Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Guru

ACEH

Perjuangan Pembaca Kompas Wujud: SDN Teumpeun Aceh Timur Dibangun Ulang Pasca Banjir 2025

ACEH

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Bupati Al-Farlaky: Investasi Masa Depan Generasi