Home / BERITA

Jumat, 11 November 2022 - 11:01 WIB

Mahasiswa KKN Sosialisasi Tanaman Apotek Hidup Kepada Warga Gampong Keude Blang Mee Pulo Klat

Photo Mahasiswa KKN Kelompok 103 Sedang Membuat Pupuk untuk Keperluan Penanaman Apotek Hidup Gampong Keude Blang Mee Pulo Klat Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara, Kamis (10/11/2022).

ACEH UTARA – Mahasiswa KKN PPM Kelompok 103 Universitas Malikussaleh melakukan sosialisasi pentingnya menamam tanaman Apotek hidup di perkarangan rumah warga Gampong Keude Blang Mee Pulo Klat Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara, Kamis (10/11/2022).

Mahasiswa KKN memperagakan Penanaman ini dimulai dengan pengambilan kotoran lembu yang telah terurai oleh tanah, kemudian aduk tanah biasa dengan tanah kotoran lembu setalah itu dimasukkan tanah ke dalam polybag yang berukuran 3 kg, lalu tanam semua jenis tanaman obat,  tanaman obat yang kami tanam adalah cocor bebek, bunga kembang sepatu, bunga pulir, jeruk purut, tanaman marigold, jeruk kasturi, pohon jarak, jahe dan kunyit.

Ketua kelompok 103, Ustalani mengatakan penanaman apotik hidup ini untuk persediaan tanaman obat yang dapat di gunakan oleh masyarakat Gampong Keude Blang Mee Pulo Klat. budidaya apotik hidup dilakukan untuk menyediakan tanaman obat yang dapat ditanam dengan mudah tanpa perawatan khusus. Sebagian besar masyarakat di Gampong Keude Blang Mee Pulo Klat sudah memiliki tanaman apotek hidup yang ditanam di pekarangan mereka seperti lidah buaya, lengkuas, jahe, jarak dan tanaman lainnya, namun jumlahnya masih sedikit.

Baca Juga  Mahasiswi UIA Terpilih jadi Brand Ambassador Excellent Student Batch II

“kegiatan tanam menanam apotek hidup ini dilakukan dengan membawa bibit dari beberapa mahasiswa kelompok 103 dan ada juga bibit yang diberikan oleh ibu-ibu dari dusun Gampong Keude Blang Mee Pulo Klat,” ungkapnya.

Anggota kelompok 103, Aimal Zikra dari Fakultas Pertanian mengatakan bahwa menanam tanaman obat sangat banyak kelebihan dan khasiatnya, salah satunya adalah memanfaatkan lahan kosong yang tersedia di gampong Blang Mee Pulo Klat dan sebagai sumber obat kesehatan keluarga, sehingga masyarakat dapat meracik obat herbal sendiri, menghemat pengeluaran untuk kesehatan dan tidak ketergantungan obat yang terbuat dari bahan kimia, dan membuat pekarangan lebih hijau dan dapat mempercantik pekarangan rumah.

Baca Juga  Kapolrestro Bekasi dan Forkopimda Gelar Rapat Kesiapan Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah 2024

Dosen pembimbing lapangan (DPL) Dr. Ikramuddin, S.E., M.Si mengatakan kepada seluruh Mahasiswa KKN kelompok 103 agar selalu memberikan edukasi positif kepada masyarakat gampong Keude Blang Mee Pulo Klat seperti menanam apotek hidup ini, dan selalu menjaga nama baik almamater. Bapak lkramuddin juga sangat mendukung kegiatan menanam Apotek hidup yang di lakukan mahasiswa KKN kelompok 103, karena penanaman apotek hidup sangat banyak manfaatnya.

Adapun anggota mahasiswa KKN kelompok 103 terdiri dari 15 orang yang berasal dari 14 program studi di universitas Malikussaleh yaitu Akuntansi, Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Manajemen, Administrasi Publik, Administrasi Bisnis, Ilmu Komunikasi, Sosiologi, Kedoktoran, Psikologi, agroekoteknologi, Teknik Arsitektur, Teknik Industri, Teknik Kimia dan Teknik Sipil.

Reporter : JA | Photo : Ist | Editor : Juni Ahyar

Share :

Baca Juga

BERITA

Transportasi Laut Sumenep Menguat, Penumpang Puji Layanan KMP DBS III

EKBIS

Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

BERITA

Dituding Selingkuh, Bupati Aceh Timur Siap Tempuh Jalur Hukum

BERITA

Satgas Haji 2026 Tindak Tegas Haji Ilegal, Lindungi Calon Jemaah

BERITA

Eks Napiter di Banten Ikuti Pelatihan Teknisi AC untuk Perkuat Reintegrasi Sosial

BERITA

Diaspora Aceh di Harrisburg Resmikan Meunasah Pertama di Amerika Serikat

BERITA

Korban Tewas Kecelakaan Beruntun KA di Bekasi Timur Bertambah Jadi 16 Orang, Polisi Selidiki Penyebab

BERITA

Aji Aria Wiguna Dukung Kemenkum Tunda SK DPP Partai Ummat, Sengketa Masih Berproses di MA