Home / ACEH / BERANDA / BERITA / HUKUM / KESEHATAN / SOSIAL

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:59 WIB

5 Bulan Gaji Belum Dibayar, Karyawan PT Bumi Flora Berjuang Biayai Anak Sakit Bocor Usus

Medialiterasi.id | Lhokseumawe – Nurdin hanya bisa menatap lelah. Di rumah sederhana, ia mendampingi Rajuman, anaknya yang berusia 24 tahun, terbaring sakit bocor usus sejak 18 April 2026. Di sisi lain, ia harus menghadapi kenyataan pahit: gaji dari PT Bumi Flora belum dibayarkan selama 5 bulan.

Nurdin, kepala keluarga dengan 6 anak, kini terjepit antara kewajiban sebagai ayah dan haknya sebagai pekerja yang tak kunjung dipenuhi.

Rajuman Sudah Terima 16 Kantong Darah

Penderitaan keluarga itu dimulai malam 18 April 2026 pukul 22.00 WIB. Rajuman dilarikan ke RSUD Zubir Mahmud karena kondisinya memburuk. 10 hari kemudian, 28 April 2026 pukul 00.00 WIB, ia dirujuk ke RSU Fauziah.

Baca Juga  Anak Asal Takengon Tertahan di Pelabuhan Belawan, Keluarga Diminta Segera Menghubungi Petugas

Setelah sempat kembali dirawat di Zubir Mahmud, Rajuman dirujuk lagi ke RSU Fauziah pada 16 Mei 2026 dan dirawat sekitar 1 bulan. Selama proses pengobatan, Rajuman sudah menerima sedikitnya 16 kantong darah.

“Gaji itu sangat berarti. Bukan cuma untuk kebutuhan sehari-hari, tapi juga biaya pengobatan Rajuman yang masih butuh perawatan khusus,” ujar Nurdin dengan nada penuh harap.

Puluhan Karyawan Lain Juga Terdampak 

Nasib Nurdin bukan kasus tunggal. Puluhan karyawan PT Bumi Flora lainnya mengaku mengalami hal sama: gaji 5 bulan belum dibayar. Kondisi ini membuat banyak keluarga pekerja kesulitan ekonomi, terutama yang sedang hadapi masalah kesehatan dan kebutuhan mendesak.

Sementara itu, Halimah sang ibu terus mendampingi Rajuman di rumah sakit dan di rumah. Nurdin hanya bisa menunggu, berharap hak yang sudah diperjuangkannya selama bekerja segera diterima perusahaan.

Baca Juga  Setetes Darah, Sejuta Harapan: KSR PMI 08 IAIN LHokseumawe Melakukan Donor Darah di Peringatan Hari Amal Bakti

Gaji = Harapan

Di balik angka tunggakan gaji dan laporan perusahaan, ada keluarga yang berjuang mempertahankan hidup. Ada ayah yang ingin membiayai pengobatan anaknya. Ada anak yang masih melawan penyakit sembari menunggu masa depan lebih baik.

Bagi Nurdin, gaji yang belum dibayar bukan sekadar angka di slip. Itu harapan untuk kesembuhan anaknya.

Hingga berita ini tayang, pihak PT Bumi Flora belum memberikan keterangan resmi terkait tunggakan gaji karyawan. Redaksi membuka ruang hak jawab seluas-luasnya untuk pemberitaan berimbang. (AYD)

Share :

Baca Juga

ACEH

Bupati Al- Farlaky Tinjau Jembatan Gantung Bhom Lama- Blang Simpoe 

BERITA

Kapolri Tegaskan Tak Ada Masalah dengan Kejaksaan, Koordinasi Diperkuat hingga Kabupaten

BERITA

Infinity 2026 Resmi Dibuka, HIMTI Unimal Gelar Kompetisi Nasional dan Expo UMKM

ACEH

Bupati Al-Farlaky Beri Teladan, Antar Putra ke Sekolah pada Hari Pertama

BERANDA

Dikritisi Tajam: 8 Langkah Kontroversial Gianni Infantino yang Dinilai Jauhkan FIFA dari Semangat Sportivitas

BERANDA

Empat Tim Papan Atas Dunia ke Semifinal Piala Dunia 2026, FIFA Tegaskan Komitmen Sportivitas dan Fair Play

ACEH

Polres Aceh Timur Selidiki Penemuan Jenazah Bayi di Simpang Ulim

BERITA

BPS Pangkalpinang Targetkan Pendataan 50 Ribu Usaha pada Sensus Ekonomi 2026, Kerahasiaan Data Dijamin