MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menyatakan Pemerintah Kota Lhokseumawe siap memberikan pendampingan hukum kepada keluarga almarhum Muhammad Rasya Fadilla, taruna D-III Studi Nautika Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh asal Kota Lhokseumawe.
Pernyataan tersebut disampaikan Sayuti saat mengunjungi rumah duka keluarga almarhum di Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Selasa (29/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Sayuti didampingi Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Lhokseumawe. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga sekaligus menerima penyampaian pihak keluarga terkait perkara yang tengah ditangani.
“Pemerintah Kota Lhokseumawe siap membantu keluarga korban. Almarhum adalah putra Lhokseumawe. Karena itu, pemerintah akan terus mengawal proses ini dan memberikan pendampingan yang diperlukan kepada keluarga,” kata Sayuti.
Menurut Sayuti, Pemko Lhokseumawe juga akan menyiapkan pengacara untuk mendampingi keluarga dalam mengikuti proses penanganan perkara.
“Saya akan mengirimkan pengacara untuk mendampingi keluarga. Kita akan terus mengawal proses ini agar persoalan dapat ditangani secara serius dan keluarga mendapatkan kejelasan,” ujarnya.
Sayuti mengatakan Pemko Lhokseumawe akan terus memantau perkembangan perkara dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Namun, ia menegaskan bahwa proses penanganan perkara tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum.
“Proses hukum tetap kita serahkan kepada pihak yang berwenang dan harus berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.
Selain menyampaikan dukungan hukum, Sayuti bersama rombongan turut mengikuti samadiyah bersama keluarga almarhum di rumah duka.
Muhammad Rasya Fadilla diketahui merupakan taruna D-III Studi Nautika Poltekpel Malahayati Aceh. Almarhum berasal dari Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
Pemko Lhokseumawe menyatakan akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan memastikan keluarga memperoleh pendampingan yang diperlukan selama proses tersebut berlangsung.(EQ)







