Home / POLITIK

Rabu, 22 Juni 2022 - 11:34 WIB

Megawati Tegas; Pecat Kader PDIP Main Dua Kaki dan Sudah Kantongi Capres Pemilu 2024

JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Prof. Dr. Hj. Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh kader partainya untuk menaati aturan partai dan amanat Kongres PDIP 2019. Dimana Aturan ini mengamanatkan calon presiden ditentukan ketua umum. Hal itu disampaikan dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP yang digelar di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/06/2022)

Selain menindak Tegas kader yang main mata dengan partai lain. Ketua PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri juga telah mengantongi nama-nama calon presiden yang akan diusung partainya.

“Bagi kalian siapa yang berbuat manuver, keluar. Karena apa? Tidak ada dalam PDIP itu yang namanya main dua kaki, main tiga kaki, melakukan manuver,” ujar yang bernama lengkap Prof. Dr. Hj. Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri

Megawati mengingatkan bahwa dirinya telah diberikan hak prerogatif menentukan capres 2024 yang akan diusung partainya.

“Hanya ketua umum yang menentukan siapa yang akan menjadi calon presiden dalam PDIP. Ingat lho, lebih baik keluar deh, dari pada saya pecat ini. Biar aja ini terbuka, semua orang biar tahu. PDIP mengikuti aturan partai,” ujar Megawati.

Baca Juga  Menko Polkam dan Dubes Yordania Bahas Penguatan Hubungan Bilateral RI–Yordania

Megawati mengaku lebih baik punya kader pemberontak dari pada pengkhianat partai yang diam-diam main belakang.

“Lebih baik saya punya pemberontak, seperti si Komar, si Rudi,” ujar Megawati.

Dalam acara itu hadir sejumlah kader PDIP termasuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan sejumlah tokoh PDIP lainnya.

Melansir suara.com, sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto mengatakan, PDIP telah menyerahkan semua keputusan mengenai capres yang akan diusung pada Pilpres 2024 kepada Megawati.

Ia membeberkan hingga kini, Megawati masih terus mempertimbangkan nama-nama tersebut untuk dipilih sebagai capres pilihan PDIP.

“Nama-nama itu ada di Ibu Megawati Soekarnoputri. Beliau terus mempertimbangkan,” kata Hasto Kristiyanto.

Hasto juga menjelaskan partainya tidak bisa menentukan calon presiden untuk Pemilu 2024 sendirian. Menurutnya, dibutuhkan komunikasi antar partai hingga koalisi.

“Kami terus membangun komunikasi dengan para ketua umum partai sehingga kesamaan terhadap platform dan kerja sama dalam rangka Pilpres 2024,” terang Hasto.

Baca Juga  Bagaimanakah Memilih Pemimpin Yang Baik Dalam Islam

“Itu ujung-ujungnya kan pada penetapan calon. Itulah nanti kita lihat momentum yang tepat,” imbuhnya.

Megawati juga disebut Hasto pasti akan mencari momentum yang tepat untuk mengusung capres dan cawapres pilihan PDIP. Selain itu, Ketua umum PDIP juga akan mengungkap rencana berkoalisi dengan partai lain di saat yang tepat.

“Kerja sama adalah suatu keniscayaan bagi PDIP yang mengusung semangat gotong royong,” ujar Hasto.

Saat ini, Hasto mengungkapkan bahwa prioritas utama bagi PDIP adalah bekerja ke bawah untuk rakyat dan membantu pemerintahan Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin.

Hal tersebut dilakukan agar saat pemerintahan Presiden Jokowi berakhir pada 2024, kama bisa meninggalkan kesan keberhasilan dalam memimpin bangsa.

“Sekarang kita sudah bekerja sama, hanya skala prioritasnya saat ini adalah membantu rakyat dan turun ke bawah agar saat Pemilu 2024 rakyat betul-betul dalam suasana keberhasilan pemerintahan Pak Jokowi, dalam suasana kehidupan yang lebih baik,” tandasnya.

Sumber | Photo : Suara.com

Share :

Baca Juga

HUKUM

PERANCIS MEMBARA: Gedung Bersejarah 143 Tahun Dibakar Amuk Massa, Menara Jam Runtuh di Tengah Demo Biaya Hidup

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati

BERANDA

Dua Bandara Arab Saudi Diserang Rudal Houthi, 3 Tewas dan 36 Luka – Riyadh dan Abha Membara

ACEH

Islah di Aceh Timur: Bupati Al-Farlaky dan Wabup T. Zainal Abidin Akhiri Miskomunikasi, Disaksikan Panglima GAM

BERANDA

MK: Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Gugatan PHPU Tak Dapat Diterima

BERANDA

Dikawal Militer AS, Pengiriman LNG Qatar Lewat Selat Hormuz Cetak Rekor Tertinggi Sejak Perang Pecah

FIGURE

Alm Musliadi Bin Teungku Rusli, Sosok Pemuda Pembela HAM Aceh yang Diculik dan Dibunuh di Usia 25 Tahun