Home / BERANDA / BERITA / MANACANEGARA / POLITIK

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:43 WIB

Dua Bandara Arab Saudi Diserang Rudal Houthi, 3 Tewas dan 36 Luka – Riyadh dan Abha Membara

MEDIALITERASI.ID | RIYADH — Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Dua bandara vital Arab Saudi menjadi sasaran serangan rudal dan drone yang diklaim dilancarkan kelompok Houthi dari Yaman, pada Selasa (06/10/2026) dan Rabu (07/10/2026).

Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) mengkonfirmasi serangan tersebut menghantam Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan Bandara Internasional Abha di wilayah barat daya. Akibatnya, tiga warga negara asing tewas dan 36 orang lainnya luka-luka.

“Pada Selasa dan Rabu, Bandara Internasional Abha dan Bandara Internasional King Khalid menjadi sasaran serangan yang menargetkan fasilitas mereka,” ujar GACA dalam pernyataan resmi yang dilansir AFP, Rabu (08/10).

KORBAN TEWAS DAN PULUHAN LUKA

GACA merinci, dua korban tewas di Bandara Abha merupakan perempuan warga negara Maroko dan Aljazair. Sementara satu korban tewas di Bandara Riyadh adalah warga negara Sudan. Laporan lain menyebut korban Mesir juga termasuk dalam daftar korban. fb6c

Baca Juga  Pihak PT. Triangle Pasee-inc Janji Segera Perbaiki Kebocoran Pipa Migas yang Resahkan Warga Aceh Timur

Selain korban meninggal, 36 korban luka dengan tingkat keparahan dari ringan hingga parah telah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis, sementara kerusakan material dilaporkan terjadi di sejumlah fasilitas bandara. 78f8

KLAIM HOUTHI DAN RESPONS KOALISI

Kelompok Houthi yang didukung Iran mengaku bertanggung jawab atas serangan terkoordinasi tersebut. Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengklaim mereka menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone, bahkan menyasar kilang Aramco di Rabigh.

Di sisi lain, koalisi militer pimpinan Arab Saudi menyatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat rudal yang menuju Riyadh dan menghancurkan fasilitas peluncuran rudal di wilayah Yaman yang digunakan untuk menyerang wilayah Saudi.

Baca Juga  Pesan Kapolres Aceh Timur Kepada 60 Personil Angotanya Yang Naik Pangkat

Houthi juga sempat mengeluarkan peringatan agar maskapai internasional menghindari wilayah udara Arab Saudi, meski data penerbangan menunjukkan Bandara King Khalid tetap beroperasi dengan sejumlah penundaan dan pembatalan jadwal.

ESKALASI KAWASAN

Serangan ini merupakan eskalasi terbaru sejak gencatan senjata 2022 berakhir dan pertempuran kembali meluas sejak Juli 2026. Eskalasi ini kembali menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan penerbangan sipil, jalur perdagangan strategis Bab el-Mandeb di Laut Merah, serta stabilitas pasokan energi global.

Hingga berita ini diturunkan, otoritas penerbangan Arab Saudi masih melakukan penanganan dan investigasi lanjutan di kedua lokasi bandara.(*)

Sumber: AFP, Reuters, Bloomberg (08/10/2026)

Share :

Baca Juga

ACEH

Izin HGU Diterbitkan Pusat, Petani Aceh Timur Jadi Korban: Bupati Al-Farlaky Bentuk Tim Khusus Siap Kawal Hingga Jakarta

BERITA

108 Polisi Siap Jadi Bapak Asuh, Pelajar di Tangerang Dipantau agar Tak Terjerumus Aksi Massa

BERANDA

Bangga! Veda Ega Pratama Siap Guncang Mandalika, Peluang Podium di Kandang Sendiri Terbuka Lebar

BERANDA

Hadiri Maulid di SMPN 1 Idi Rayeuk, Kadisdikbud Aceh Timur Apresiasi Penguatan Karakter Religius Siswa

BERITA

PIM Serahkan Truk Pengangkut Sampah kepada Pemko Lhokseumawe

BERANDA

14 Tahun Rawat Majikan di Taiwan, TKW Asal Indonesia Dapat Warisan Rp1 Miliar dari Aktor Chen Sun Young

ACEH

Islah di Aceh Timur: Bupati Al-Farlaky dan Wabup T. Zainal Abidin Akhiri Miskomunikasi, Disaksikan Panglima GAM

BERANDA

MK: Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Gugatan PHPU Tak Dapat Diterima