Home / BERANDA / BERITA / EDUKASI / HUKUM / NASIONAL

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:16 WIB

Polemik Latsarmil SPPI Pecah Usai 5 Peserta Meninggal, DPR Minta Evaluasi Kurikulum Calon Manajer Koperasi Merah Putih

Komisi I DPR dorong pelatihan berorientasi manajerial, Kemhan tegaskan latsarmil untuk bangun karakter bukan cetak prajurit

 

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Polemik pelaksanaan latihan dasar militer bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia [SPPI] calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih memanas. Sorotan mencuat setelah kabar meninggalnya lima peserta selama mengikuti rangkaian pelatihan.

Perdebatan kini mengarah pada relevansi materi semi-militer bagi calon pengelola koperasi yang nantinya bertugas mengembangkan ekonomi desa.

DPR: Latsarmil Tak Sejalan dengan Tugas Koperasi

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mendesak pemerintah segera mengubah pola pembinaan peserta SPPI.

Menurutnya, pelatihan manajemen koperasi tetap krusial, namun latihan dasar militer sudah tidak relevan dengan tugas yang akan diemban para peserta di lapangan.

“Kompetensi pengelolaan koperasi harus diperkuat, sementara metode pembinaan perlu disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan sehingga risiko terhadap peserta dapat diminimalkan,” ujar TB Hasanuddin, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga  Keponakan Prabowo : Rahayu Saraswati Mundur dari DPR, Sampaikan Permohonan Maaf

Ia menegaskan, insiden yang menelan korban jiwa harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh. “Proses peningkatan kualitas SDM harus berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan,” katanya.

Politisi PDI-P itu menilai keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan kedisiplinan, tetapi juga kemampuan manajerial, integritas, kepemimpinan, serta pemahaman tata kelola organisasi dan keuangan.

Karena itu, ia mendorong penyempurnaan kurikulum agar lebih berorientasi pada peningkatan kapasitas profesional dibanding aktivitas fisik berisiko tinggi.

Kemhan: Tujuannya Bangun Karakter, Bukan Cetak Prajurit

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan memberi penjelasan terkait dimasukkannya bela negara dan pembinaan karakter dalam SPPI.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia [BPSDM] Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia mengatakan, pelatihan dirancang bukan untuk membentuk prajurit.

“Fokus utama pelatihan adalah membangun karakter, kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ketut.

Baca Juga  Disnaker Mobduk Aceh Menerima Kunjungan Audiensi Pengurus Forlat Vokasi DPD Aceh

Menurutnya, calon manajer koperasi akan mengelola aset dan dana masyarakat sehingga dibutuhkan integritas dan mental kuat. Penguatan karakter disebutnya sebagai fondasi penting menciptakan koperasi sehat dan memperkuat ekonomi desa sebagai bagian ketahanan nasional.

Kemhan juga menepis anggapan peserta dipersiapkan menjadi personel militer. Aktivitas fisik, kata Ketut, hanya bagian dari pembentukan mental, daya juang, kerja sama, kepemimpinan, dan penyelesaian masalah.

Akan Dievaluasi Menyeluruh Pasca 5 Korban Jiwa

Menyusul meninggalnya lima peserta, Kemhan memastikan akan mengevaluasi seluruh tahapan pelatihan.

Materi pembinaan, intensitas kegiatan fisik, hingga penyesuaian dengan kondisi kesehatan peserta akan ditinjau agar program berjalan lebih aman tanpa mengurangi tujuan pembentukan karakter.

Perdebatan efektivitas latsarmil bagi calon pengelola koperasi diprediksi masih akan berlanjut. Pemerintah diharapkan menemukan formulasi pelatihan yang melahirkan SDM unggul sekaligus menjamin keselamatan peserta. (AYD)

Editor: Ayahdidien

Share :

Baca Juga

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati

ACEH

RSUD Zubir Mahmud Pastikan Belum Ada Pasien Sesak Napas Akibat Kabut Asap di Aceh Timur

BERITA

Mukhlis Puna Bekali 27 Santri Misbahul Ulum dengan Keterampilan Jurnalistik

ACEH

Perayaan Maulid di Gampong Sagoe Muara Tiga Ricuh, Bendera Aceh Diturunkan Aparat di Area Masjid

ACEH

Waspada! Langit Idi Rayeuk Mulai Berkabut, Asap Tebal dari Palembang dan Jambi Sampai ke Aceh Timur

ACEH

Banjir Luas Landa 9 Kecamatan di Aceh Tamiang, Tanggul Jebol dan Ribuan Warga Mengungsi