Ini comeback yang gak main-main. Dari baris ke-7 langsung nyelonong ke 5 besar
Medialiterasi.id | Jakarta — Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mencuri perhatian usai finis posisi 5 dari start posisi 20 pada balapan MotoGpCzechia Minggu 21/6/2026. Pebalap Astra Honda Racing Team itu melesat 15 posisi dalam sekali balapan, jadi pembalap dengan kemajuan start-finis terbaik di grid.
1. Start Buruk, Mental Baja
Kualifikasi kurang beruntung bikin Veda start dari P20. Di Moto3, start belakang sangat berrisiko tabrakan di lap 1 plus kena debu ban. Tapi Veda justru tenang. Lap 1-3 dia udah di P15. Artinya, start dan tikungan 1-2 dia berani, tapi tetap cerdas.
2. Race Craft Naik Level
Naik 15 posisi bukan cuma soal motor kencang. Itu soal:
– Overtake cerdas: Veda milih momen di sektor pengereman, bukan maksa di tikungan cepat. Minim risiko.
– Manajemen ban: Start belakang biasanya bikin ban cepat habis karena kena turbulensi. Veda tetap bisa attack sampai lap akhir buat P5.
– Fokus: Dari P20 ke P5 butuh konsentrasi 20 plus lap tanpa error. 1 kesalahan pasti melorot lagi.
3. Makna buat Pembalap Indonesia
Comeback P20→P5 itu pesan: Veda gak panik. Pembalap top dunia kayak Marquez, Binder juga sering bikin comeback gila dari belakang. Veda nunjukin mental itu udah ada. Tinggal rapikan kualifikasi, podium tinggal tunggu waktu.
“Start P20 itu ujian kesabaran. Finis P5 itu bukti kerja keras tim dan percaya diri. Kami belajar banyak buat kualifikasi dirace berikut,” kira-kira gitu narasinya.
Selisih +15 posisi, terbesar di race.
Finis 5 dapat 11 poin, lumayan buat kejar klasemen
Kalau kualifikasi bisa P10 besar, Veda punya pace buat podium
Start dari belakang memang bukan rencana. Tapi Veda Ega Pratama ubah “musibah” kualifikasi jadi tontonan comeback paling seru. PR-nya sekarang cuma satu: bawa kecepatan race ini ke sesi kualifikasi. Kalau iya, bendera Merah Putih makin dekat dengan podium tertinggi. (AYD)







