Home / BERANDA / BERITA / MANACANEGARA / POLITIK

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:29 WIB

Vance Tegur Israel: “Bangun dan Sadar, AS Satu-Satunya Sekutu Kuat Anda” di Tengah MoU AS-Iran

Wapres AS ingatkan Tel Aviv soal ketergantungan militer, serukan kabinet Netanyahu hentikan serangan ke Trump

MEDIALITERASI.ID | WASHINGTON – Wakil Presiden AS JD Vance melontarkan teguran keras ke Israel, Jumat 19/6/2026. Ia meminta kabinet PM Benjamin Netanyahu “bangun dan menyadari kenyataan” setelah pejabat Tel Aviv mengkritik Nota Kesepahaman AS-Iran.

“Jika saya berada dalam kabinet pemerintahan Israel, saya mungkin tidak akan memberikan pernyataan tegas ke satu-satunya sekutu kuat yang saya miliki di seluruh dunia,” ujar Vance kepada wartawan di Gedung Putih, Kamis 18/6.

Pernyataan itu merespons kritik Israel terhadap MoU AS-Iran yang ditandatangani Rabu 17/6. Kesepakatan itu berisi gencatan senjata 60 hari dan pencabutan blokade, dengan syarat Teheran penuhi komitmen ekonomi global.

Baca Juga  DPP JASA Berharap Institusi TNI Dapat Mengusut Tuntas Kasus Penculikan dan Pembunuhan Imam Masykur

Ingatkan soal bantuan militer AS

Vance tak menyebut nama, tapi pesannya jelas tertuju ke anggota kabinet Netanyahu. Ia memuji Netanyahu karena tidak menanggapi MoU secara pribadi, namun sekaligus mengungkit bantuan AS.

“Selama tiga bulan terakhir, dua pertiga dari senjata pertahanan yang telah melindungi tanah air Anda telah dibangun oleh tangan Amerika dan dibayar dengan uang pajak warga Amerika,” tegasnya.

“Washington merupakan satu-satunya sekutu kuat Israel yang tersisa di dunia,” tambahnya. Ia menyebut Presiden Donald Trump sebagai “satu-satunya kepala negara di seluruh dunia yang bersimpati kepada Israel saat ini”.

Tegangan Netanyahu vs Trump memanas

Teguran Vance muncul saat ketegangan antara Netanyahu dan Trump meningkat. Pejabat Israel, anggota parlemen Partai Republik, dan tokoh konservatif Washington terang-terangan mengecam Trump atas MoU dengan Iran yang mereka anggap kesalahan.

Baca Juga  Marga Nababan Se-Jabodetabek Melaksanakan Reuni dan Syukuran Dengan Doa Bersama

“Masalah bagi Israel bukanlah Donald J Trump, dan siapa pun di Israel yang berpikir masalah terbesar mereka adalah Presiden Amerika Serikat perlu bangun dan menyadari situasi,” kata Vance.

Isi MoU AS-Iran

MoU Rabu 17/6 memulai gencatan senjata 60 hari. AS mencabut blokade agar Iran bisa masuk ekonomi global jika memenuhi komitmen. Gedung Putih membela kesepakatan itu sebagai langkah de-eskalasi.

Hingga berita diturunkan, belum ada respons resmi dari Kantor PM Israel. Ketegangan diplomatik AS-Israel diprediksi jadi sorotan KTT G7 pekan depan. (AYD)

Share :

Baca Juga

MANACANEGARA

Drone Houthi Sasar Makkah, Serangan Terbesar ke Arab Saudi Sejak 2022 Pecah di 4 Kota

ACEH

Pohon Lapuk di Lintas Medan-Banda Aceh Ancam Keselamatan Warga, Aktivis BAI Soroti Respons Pemkab Aceh Timur

BERITA

Polisi Amankan Pria yang Diduga Aniaya Perempuan di Senayan City

ACEH

Tokoh Masyarakat Beutong Ateuh Sampaikan Dukungan Investasi kepada Komisi III DPR RI

OPINI

ANALISIS: Dua Gerbang Energi Dunia Terkunci, Indonesia Waspada Krisis Logistik Global

BERITA

Wakapolri: Kapolri Cup II Dorong Indoor Skydiving Indonesia Mendunia

BERITA

Dua Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap di Curug, Polisi Sita Senjata Api Rakitan

BERITA

Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah